Hukum Jaksa Perlihatkan Bukti Pada Sidang Kasus Pemalsuan Akta Otentik

Jaksa Perlihatkan Bukti Pada Sidang Kasus Pemalsuan Akta Otentik

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Sidang kasus pemalsuan Akta Otentik kepada terdakwa Henry J Gunawan dan istrinya Iuneke berlanjut diruang Garuda I Pengadilan Negeri Subaya. 
Kedua terdakwa Henry J Gunawan dan Iuneke diperiksa terkait pemalsuan Akta Otentik yang dimasukkan pada Akta Perjanjian Pengakuan Hutang (APPH) No. 15 tanggal 6 Juli 2010 dan Akta Personal Guarantee (APG) No. 16 tanggal 6 Juli 2010.


Awalnya, Henry J Gunawan diperiksa di hadapan majlis hakim yang diketua Dwi Purwadi terkait pernikahanya dengan Iuneke secara Adat Tionghoa.
Menurut Henry J Gunawan Pernikahan dengan Adat Tionghoa Pada Mei 1998 di Hotel Sangrila Surabaya.

Sedangkan pernikahan resminya 8 November tahun 2011.
Dari keterangan Henry J Gunawan, Jaksa Ali lantas memperlihatkan barang bukti berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Pengenal (KTP) dihadapan majlis hakim jika keduanya telah menikah pada tahun 2007.
“KK tersebut tahun 2007 ketika terdakwa masih tinggal di Simpang Lima Soedirman No. 55” tandas Jaksa Ali Prakosa
Disisi lain, terkait penandatanganan Akta Perjanjian Pengakuan Hutang (APPH) No. 15 tanggal 6 Juli 2010 dan Akta Personal Guarantee (APG) No. 16 tanggal 6 Juli 2010 dihadapan Notaris Atika Ashiblie bukti KK dan KTP sebagai dasar Notaris untuk pembuatan Akta tersebut.
“Makanya Notaris mau membuatkan Akta tersebut karena dasarnya sudah jelas. Dan bukti itu yang mengungkap bukan kita, tapi pengacaranya” tambahnya.


Fakta sidang, terdakwa Henry J Gunawan saat menjawab pertanyaan tim penasihat hukumnya mengaku tidak pernah meneken Akte APPH No. 15 dan APG No. 16. Ia mengaku hanya disodori dokumen untuk ditanda tangani tanpa membaca isi dari dokumen tersebut.


“Tidak. Saat itu saya disodorin dokumen untuk tanda tangan” kelitnya.
Sementara itu, keterangan terdakwa Iuneke, terkait APPH No. 15 dan APG No. 16 Juli 2010 mengaku ikut menandatangi dokumen tersebut karena suaminya Henry J Gunawan telah menandatangani dokumen terlebih dahulu.


“Saya tanda tangan karena suami saya sudah tanda tangan duluan” katanya.
Untuk diketahui, terdakwa Henry J Gunawan dan istrinya Iuneke pada kasus ini menyuruh Notaris Atika Ashible untuk memasukkan keterangan tidak benar dan melanggar hukum dalam Akta APPH No 15 dan APG No 16 Pada 6 Juli 2010.


Keterangan tidak benar tersebut dapat merugikan PT Graha Nadi Sampoerna secara materiil maupun immateriil. Sebab, PT Graha Nadi Sampoerna telah menyerahkan dana sebesar Rp. 17,3 milyar kepada Henry J Gunawan sebab hutang terdakwa Henry J Gunawan dan Iuneke belum dibayar.


Seharusnya hutang tersebut sudah dilunasi dalam waktu 24 bulan terhitung sejak ditandatanginanya pada APPH No. 15 dan APG No 16 tanggal 6 Juli 2010 atau tepatnya Pada 6 Juli 2012.*Rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you