Hukum Jaksa Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Belum Siap Tuntutan

Jaksa Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Belum Siap Tuntutan

-

- Advertisment -

Surabaya, Warnakota.com

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Didik Yudha dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya belum siap menjatuhkan tuntutan pada terdakwa kasus penipuan jual beli tanah milik Pemkot Surabaya, Sampurno Bin Manan. Didik beralasan, pihaknya belum mendapat surat perdamaian antara terdakwa Sampurno dan saksi korban Moh. Adnan Haryono. Sehingga tuntutan ditunda sampai dengan hari Senin pekan depan. “Tuntutan belum siap yang mulia, kami belum menerima surat perdamaian,”ujar Didik pada Majelis Hakim di ruang Sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (2/9).

Kasus penipuan jual beli tanah milik Pemkot Surabaya ini berawal sekitar tahun 2016. Dimana terdakwa meminta bantuan kepada saksi Sukadi untuk menjualkan obyek tanah di Dukuh Kupang Barat Gg. XXII/38 ukuran 6 m X 30 m atau luas 180 m2yang diakui sebagai milik terdakwa. Untuk menguatkan kliamnya itu, terdakwa menyerahkan empat buah copy surat antara lain, Ipeda Nomer 37/Kelurahan Dukuh Kupang, Surabaya, copy surat permohonan pendaftaran sementara dari kutipan buku Letter C yang ditujukan kepada Camat Dukuh Pakis, Fotocopy surat keterangan waris almarhum Saliman P. Kesan dan Fotocopy surat pernyataan pelepasan hak atas tanah Petok D No. 37/ Kel. Dukuh Kupang.

Dari beberapa copy surat tersebut, Saksi Sukadi menawarkan tanah tersebut kepada saksi Korban Moh. Adnan sehingga terjadi kesepakatan transaksi jual beli seharga Rp. 135 Juta. Untuk meyakinkan penjual, Korban kemudian memberikan DP sebesar Rp 35 juta yang di bayar secara bertahap kepada terdakwa.

Setelah melakukan pembayaran awal, Korban kemudian melakukan pengecekan atas obyek tanah yang ia beli dari terdakwa. Ironisnya, tanah tersebut bukanlah milik terdakwa melainkan milik Pemerintah Kota Surabaya sesuai dengan Sertifikat Hak Pengelolaan No. 03 Kelurahan Dukuh Kupang, Surabaya.

Pemegang Hak atas tanah tersebut ialah Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya serta telah masuk dalam Sistem Informasi Managemen Barang Daerah (SIMBADA) No. Reg. 12345678-1999-20241-1. Mengetahui hal itu, korban lalu melaporkan terdakwa kepada polisi, setelah mengumpulkan bukti dan saksi-saksi penyidik menetapkan Sampurno sebagai tersangka. Perkara itu kemudian dilimpahkan kepada Kejaksaan, dari rangkain peristiwa tersebut Jaksa menjerat Sampurno dengan dakwaan pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP, tentang Penipuan.*tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you