Hukum Isak Tangis Memenuhi Ruang Sidang Perkara Chin Chin

Isak Tangis Memenuhi Ruang Sidang Perkara Chin Chin

-

- Advertisment -

Warnakota.com (Surabaya)

Sidang Chin Chin (wanita yang tegar) kembali di gelar  di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya.

Sidang kali ini sangat mengharukan dan banyak yang simpati terhadap Chin Chin seorang ibu yang mempertahankan  buah cinta.

Isak tangis yang  air mata menghiasi suasana ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, tak hanya pengunjung Hakimpun simpati terhadap kehidupan Chin Chin yang sangat bertolak belakang.

Chin Chin di duga melakukan  pencurian dan penggelapan dokumen beliau merupahkan istri bos Empire Palace, Gunawan Angka Wijaya.

 Akibat laporan suaminya sendiri.Sehingga Chin Chin harus berpisah  dari  ketiga anak anaknya dari hasil dari pernikahan selama 19 tahun .

Sayangnya permohonan penangguhan penahanan yang Chin chin ajukan tidak dikabulkan oleh majelis hakim. Sehingga Chin Chin harus membaca nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan jaksa.

Bait demi bait yang Chin Chin bacahkan, kehidupan yang penuh dengan caci maki yang di lontarkan dari Seorang suaminya sendiri bahkan  tuduhan tanpa pasti.hanya satu keinginan Chin Chin ingin hidup damai dan tenang dengan ketiga anak anaknya.

Dengan suasana tenang para pengunjung yang  terdiri dari sahabat  dan dan ibu ibu dari ormas perempuan, isak tangis pun mewarnai persidangan.

Dalam persidangan Chin Chin menceritahkan dimana beliau, mengaku tidak menyangka suaminya memperkarakan dirinya. Padahal selama ini beliau  kerap menerima kekerasan dalam rumah tangga.

Tetapi tidak sekali pun berniat untuk melapor ke polisi. Dia pasrah suaminya berlaku tak nyaman terhadapnya. “Tapi setidaknya dia sadar adalah ayah dari tiga anak-anaknya,” jelas Chin Chin sambil membacakan Epsepsi Belinangan air mata pun menetes di pipi nya.

Sejak Chin Chin ditahan, putrinya yang bernama Lawrence sempat dirawat di RS Dharmo Surabaya. Dia trauma secara psikis.

Relawan sosial yang mendampingi Lawrence bercerita kepada para awak media, sampai saat ini putri Chinchin itu takut ditemui oleh ayahnya. “Beberapa hari lalu ayahnya datang ke rumah sakit, anaknya histeris dan tidak mau ditemui,” katanya sembari mewanti-wanti namanya tidak disebut di berita.

Bisa jadi informasi itu benar. Mendampingi ibunya sebelum sidang,

 James mengaku tidak ingin bertemu ayahnya ketika ditanya wartawan. Dia juga mengaku sering dipukul dan dicubit. “Tidak sama sekali,” katanya ketika ditanya apakah rindu pada ayahnya.

Bahkan bocah itu juga mengaku bahwa dirinya kerap mendapat siksaan fisik serta mengetahui bahwa ayahnya yang beberapa kali mencoba curang dengan menyembunyikan dokumen perusahaan mereka.

“Saya pernah dipaksa makan roti yang sebelumnya diinjak-injak papa di lantai. Papa juga pernah menyembunyikan dokumen yang ditaruh di bawah kasur kamarnya,” tambah bocah yang masih duduk di bangku SD tersebut.

Untuk diketahui, Chin Chin jadi pesakitan setelah dilaporkan suaminya sendiri, Gunawan Angka Widjaja, ke Polrestabes Surabaya. Chin Chin dituduh menggelapkan dokumen PT Blauran Jaya Mulia, perusahaan yang mengelola Empire Palace.

Sebelum berseteru, gedung itu dikelola bersama pasangan sejoli itu dengan Chin Chin sebagai Direktur Utamanya dan Gunawan sebagai Komisaris Utama. Berbarengan dengan perkara pidananya, kini bahtera rumah tangga Chin Chin-Gunawan itu tengah proses cerai di pengadilan.

Selesai membaca Epsepsi. Alhamdulilah Hakim Masih Punya Hati  dan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang Chinchin ajukan sebelumnya.

Penetapan itu juga dibacakan sesaat tim penasehat hukum terdakwa selesai membacakan eksepsinya.

Tak pelak, penetapan hakim itupun disambut sukacita oleh simpatisan Chinchin. Takbir berkumandang sesaat ketua majelis hakim selesai membacakan penetapannya.

Begitu juga dengan anak-anak Chinchin, mendengar ibunya bakal pulang dan menemani mereka tidur, mereka langsung mengucap syukur dan berlari mendatangi serta memeluk ibunya.

“Mama pulang nak. Nanti kita tidur bareng ya. Mama kangen kalian,” ujar Chinchin sambil mendekap anak-anaknya.

Oleh Majelis Hakim yang diketuai Unggul akhirnya sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan jawaban jaksa dari eksepsi terdakwa.

Setelah Sidang Selesai Saat Di Konfirmasi Kuasa Hukum Chin Chin menjelaskan, beliau tak menyangka jika penangguhan Chin Chin Di terima, saya sendiri tak menyangka Jika kehidupan yang bergelimang harta biasanya Bahagia,Tetapi dengan kehidupan  Chin Chin sangatlah bertolak belakang, jelas Kuasa Hukum Kepada Wartawan.

Betapa senangnya kedua anak Trisulowati Jusuf atau yang biasa di panggil ChinChin.karena bisa berkumpul kembali dengan mamanya. Di persidangan sempat kedua Putra Dan Putri Chin Chin yang meminta kepada Majelis Hakim,”Mama tidak bersalah yang salah Papa, mama sering di pukuli papa, mohon mama di bebaskan, jelas kedua putra dan putri Chin Chin di depan Majelis Hakim.

Akhirny  Ketua Majelis Hakim, Unggul Warto Murti yang memimpin jalannya sidang,mengabulkan penanguhan atau mengalihkan statusnya dari tahanan Rutan Medaeng menjadi tahanan kota. Tak hanya keluarga besar Trisulowati Jusuf  alias Chin Chin, tetapi sahabat sahabat serta pengunjung yang merasa iba melihat Penderitaan Chin Chin sebagai wanita yang tegar dan sabar.Melihat putusan yang diberikan mejelis hakim disambut suka cita   mendapat ucapan selamat mulai jabat tangan hingga cium pipi kiri dan kanan dari puluhan ibu-ibu

yang mendukungnya. Pertimbangan mejelis hakim dalam pengalihan status tahanan adalah tiga anaknya Janice, James dan Lawrence yang  masih tinggal bersama keluarganya dan  kurang mendapat perhatian dari ibunya setelah ditahan.Apalagi Lawrence saat itu mengalami sakit hingga dirawat beberapa hari di sebuah rumah sakit. Lawrence dan James yang terlihat hadir dalam sidang, mengaku senang setelah ibunya keluar dari balik jeruji besi.

Menurut Lawrence kalau mama keluar mau tak ajak jalan jalan ke Mall,  makan di restaurant Aku dan kedua saudaraku lebih dekat dengan Mama dari pada Papa, Aku selalu ditemani mama dan mama selalu mengingatkan aku kalau ada pekerjaan rumah (PR). Kalau nggak ada mama (waktu ditahan) ya nggak ada yang ngingetin,” kata Lawrence sambil tersenyum, bahkan mama sering menemani belajar dan telaten mengajariku.kata Lawrence kepada wartawan.( RHY)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you