Nasional Hari Kartini Di Peringati oleh Mantan PSK Binaan

Hari Kartini Di Peringati oleh Mantan PSK Binaan

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com

Wanita dulu di jaman penjajahan Belanda hanya bisa sebagai budak dan di dapur tidak boleh pandai .setelah adanya RA Kartini Lahir kaum Perempuan akhirnya ada perubahan.

 

Dalam  buku yang  yang berjudul “Habis gelap terbitlah terang.” Ungkapan RA. Kartini itu sekiranya menjadi gambaran  dari kaum Hawa khususnya di Indonesia .

 

Salah satunya dari kondisi mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sedang dibina di Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulya milik Dinas Sosial DKI Jakarta. Setelah sekian lama bergelut dengan dunia malam di jalanan Ibukota, kini mereka dibina untuk menyongsong kehidupan yang lebih cerah dan tidak di anggap sebagai sampah masyarakat .

 

Menurut Etty .”Peringatan Hari Kartini ini kami jadikan sebagai pengingat agar mereka bisa meneladani perjuangan dan harga diri dari seorang Kartini,” ungkap Etty Supriyatin, Kepala Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulya saat ditemui pada Selasa (24/4).

Dalam momentum Hari Kartini ini, kata Etty, panti sengaja menggelar rangkaian acara sejak hari Sabtu 21 April, Senin 23 April, dan Selasa 24 April. Rangkaian acara itu diisi dengan hiburan berupa permainan, lomba kebersihan kamar, tata rias, menyanyi, fashion show, hingga cerdas cermat.

 

Sedangkan puncak acara dilakukan pada hari ini dengan menggelar seminar interaktif tentang perjuangan RA. Kartini dan pemberian hadiah lomba. Seminar itu diisi oleh beberapa narasumber dari psikolog.

“Selain hiburan buat binaan kami, ini juga menambah pengetahuan mereka. Membuka pikiran mereka bahwa peran wanita itu sangat vital. Mereka punya harga diri,” kata Etty.

 

Lebih lanjut Etty juga mengatakan, dalam kehidupan ini tidak ada kata terlambat. Pembinaan yang diberikan di panti bisa dijadikan titik balik untuk berubah menjadi lebih balik.

 

“Harapannya, mereka bisa teladani RA. Kartini. Minimal mereka jadi Kartini untuk diri sendirinya dan untuk keluarga. Dengan meneladinya, selesai dari pembinaan di panti mereka bisa praktikkan hal-hal yang positif yang sudah dipelajari di panti,” ujar Etty.

 

Sementara itu, Dewi (bukan nama sebenarnya) salah binaan panti mengatakan selama mengikuti lomba, ia antusias terutama ketika lomba fashion show dan lomba cerdas cermat.

 

“Belum pernah lihat lomba fashion show sebelumnya. Apalagi yang ikut teman sendiri yang dipakein make up. Lucu aja,” kata Dewi.

 

Ketika lomba cerdas cermat, ia mendapat kesempatan berpatisipasi dalam perlombaan tersebut tapi tidak berhasil menjuarainya. Namun ia merasa telah mendapat pengetahuan baru tentang perjuangan Kartini karena setiap pertanyaan dalam lomba tersebut banyak ditanyakan tentang Kartini.

 

“Saya dan teman-teman sih pengen selesai dari pembinaan bisa kembali lagi ke rumah. Bisa bertemu keluarga dan nggak coba lagi jadi kayak dulu,” ujar Dewi.(di kutip dari Listingberita.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you