Hukum Hakim Putuskan Penundaan 45 Hari PT Merpati Air Line

Hakim Putuskan Penundaan 45 Hari PT Merpati Air Line

-

- Advertisment -

 

Surabaya,warnakota.com

Sidang gugatan PT Merpati Nusantara  kembali di gelar di Ruang Cakra Pengadilan Niaga Jalan Arjuna Surabaya.
Sidang yang di pimpin oleh hakim tunggal Ari Jiwantara SH,Mhum.membacahkan putusan permohonan penundaan hari dalam putusan ini hakim Ari mengabulkan dimana di beri waktu perpanjangan  selama 45 hari Keputusan itu hasil kesepakatan antara kreditur dan debitur hari ini,” jelas hakim pemutus Ari Jiwantara di Pengadilan Negeri Surabaya. Jum’at (20/7/2018) sore.
 sementara itu sidang akan kembali di gelar pada tanggal 3 september 2018.
Selesai sidang ,menurut Charles Panjaitan SH.selaku pengurus PT  Merpati Air Line menjelaskan “,dari 304 kreditur yang sempat di hadirkan mereka memang menunggu untuk proposal perdamaian itu kapan,
Tetapi dari PT Merpati sendiri belum siap dan mereka masih menyusun .Ketika kami mendapatkan proposal dari Debitur ,baru akan saya bagikan berhubung akan di putus pada tanggal 3 September 2018 .
Sebelum 2 minggu dari tanggal 3 September kami akan surati lagi agar bisa di serahkan takutnya Birokrasi .
Mengenai dari pemerintah memang ada yaitu dari Kreditur BUMN ,jelas Charles Kepada wartawan.
Beda dengan Aisya selaku kuasa pemohon mengatakan bahwa putusan ini sudah di sepakati perpanjangan kedua kali,karena mereka belum menyiapkan proposal pertamanya dari Debitur yah kita tungu saja.untuk nilai hutang sekitar Rp10,3 Trilyun.jelas Aisya Aico Pulukadang SH.
Beda dengan Alfin Sulaiman, pengurus PKPU Merpati menjelaskan, awalnya

Debitur meminta tambahan waktu perpanjangan PKPU tetap selama 30 hari untuk memfinalisasi tawaran proposal perdamaian yang masih perlu didiskusikan dengan calon mitra strategis.

“Namun pengurus PKPU dan hakim pengawas memberikan pertimbangan perpanjangan sebanyak 45 hari. Dan usulan itu disetujui secara aklamasi oleh para kreditur,” jelas Alfin.

Perlu di ketahui Tagihan Merpati dalam proses PKPU ini terbilang jumbo, yaitu senilai Rp 10.03 triliun. Rinciannya terdiri dari kreditur preferen senilai Rp 1,09 triliun, kreditur

separatis senilai Rp 3,33 triliun, dan kreditur konkuren senilai Rp 5,61 triliun.
Sementara beberapa pemilik tagihan terbesar berasal dari Kementerian Keuangan dan beberapa perusahaan plat merah. Kementerian Keuangan memiliki tagihan sebesar Rp 2,6 triliun, PT Pertamina (Persero) senilai Rp 2,8 triliun, dan PT PANN (Persero) senilai Rp 1,3 triliun.

Selain itu ada pula tagihan dari beberapa BUMN lainnya semisal PT Telkom (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero), dan PT Bank Mandiri (Persero), PT PPA (Persero).

Sebelumnya, majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan Putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Tetap kepada PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) dengan perpanjangan waktu selama 119 hari. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you