Nasional Hakim Pengadilan Tingg Jawa Timur Harus lebih Jeli Dan...

Hakim Pengadilan Tingg Jawa Timur Harus lebih Jeli Dan Cermat Dalam Memeriksa Perkara Perdata Nomer 654/Pdt /2018/PT.Sby

-

- Advertisment -
Surabaya,warnanya com
Pengadilan Tinggi Jawa Timur Harus lebih jeli dan cermat dalam memeriksa Perkara Perdata  Pengadilan Negeri surabaya Terhadap perkara Perdata nomer 976/Pdt.G/2017/PN.Sby yang di putus pada tanggal 7 Agustus 2018, Upaya banding Pengadilan Tinggi Nomer 654/pdt./2018 /PT.Sby Senen ,17/12/2018

Banyak sekali kejangalan kejanggalan yang di putus oleh Ketua Majelis Hakim Jihad Arkanuddin Sh,Mh yang di dampingi Dua Anggotanya yaitu Hakim Majelis Slamet Riyadi Sh,Mh Dan Jan ManopoSh,Mh
Dalam isi pertimbangan pertimbangan hukum sebagai berikut : yang diduga mengesampingkan Putusaan Pengadilan Negeri Surabaya  No :3121/Pid .b/2014/PN SBY,JO Putusan Pengadilan Tinggi Jawa Timur  No .611/Pidt/2015/PT.Sby,Jo Putusan Makamah Agung Agung  RI Nomer 619 K /Pid/2016 yang terbukti bersalah melakukan penipuan di hukum 2 tahun ,telah mempunyai kekuatan hukum tetap sampai saat ini tergugat 1 berstatus Narapidana Rutan Medaeng.
Menurut Drs .Ec.Mulyanto kepada wartawan menjelaskan,” banyak sekali  Kejanggalan kejanggalan yang di putus majelis hakim yang memeriksa dan memutus perkara perdata ,mengesampingkan bukti Pengugat perkara pidana yang sudah Inkrach telah terbukti bersalah melakukan penipuan , di mana dalam pertimbangan Hukum Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya  memeriksa perkara perdata telah menjatukan gugatan kabur atau Obscuur Libel karena alasan gugatan tidak jelas dasar hukumnya dan tidak di buatkan secara rinci terhadap kontrakdisi antara Posita dan Petitum tidak relevan .
Bahwa Pengugat dalam surat gugatannya mendalilkan hubungan hukum antara Pengugat dengan para tergugat diawali dengan hubungan hukum pemberi kuasa oleh para tergugat baik tergugat 1dan tergugat 2 sebagai Advokat  untuk menangani  kasus Pengugat di Polrestabes Surabaya.
Sedangkan Dalam Pertimbangan hukum Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara perdata berpendapat  bahwa Gugatan Pengugat adalah kabur/tidak jelas antara Posita dan Petitum tidak Sinkron,gugatan pengugat menjadi kabur /tidak jelas ,karena mencampur adukan Wanprestasi dan perbuatan melangar hukum yang mana dalam positanya pengugat mendalikan hubungan hukum antara Pengugat dengan tergugat 1 didasarkan dengan surat kuasa yang mana tergugat 1 tidak melaksanakan kesepakatan sebagaimana dalam surat kuasa ,tetapi di sisi lain tergugat 1 melanggar hukum,Tuntutan Eksepsi tergugat 1agar menyatakan kabur dapat dikabulkan adalah pertimbangan hukum Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara perdata keliru /tidak benar ,surat kuasa yang di tandatangani pada tanggal 13 Maret 2013 sebenarnya sudah di periksa,di uji di perkara pidana melalui kebenaran materiil akhirnya diputus oleh majelis hakim perkara pidana oleh Pengadilan Negeri Surabaya  No :3121/Pid .b/2014/PN SBY Halaman 6 paragraf 2, JO Putusan Pengadilan Tinggi Jawa Timur  No .611/Pid/2015/PT.Sby,Jo Putusan Makamah Agung Agung  RI Nomer 619 K /Pid/2016 telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
Akhirnya Tergugat 1 mengajukan Upaya hukum Pidana untuk Peninjauan Kembali perkara pidana di Mahkamah Agung RI Perkara no ; 40PK /PID /2018 dan telah di putus pada tanggal 14 Agustus 2018  bahwa Peninjauan Kembali ditolak,padahal tergugat 1 berstatus sebagai Narapidana.
Sedangkan pertimbangan hukum Majelis Hakim yang memeriksa perkara Perdata tidak mempertimbangkan surat kuasa  khusus pada tanggal 13 Maret 2013 yang telah cacat hukum,karena tergugat 1pada saat menandatangani surat kuasa telah berprofesi Notaris bukan Berprofesi Advokat.
Diawali dari profesi tergugat 1yang bukan Advokat hal ini terbukti ada maksud dan atau itikad tidak baik dari tergugat 1,dengan demikian hubungan hukum diawali dengan surat kuasa khusus menjadi gugur seolah olah perbuatan tergugat 1 seolah olah menjalankan kewajiban untuk mengupayakan terdakwa/pengugat namun perbuatan tergugat 1telah melakukan Penipuan dengan dalil pemberian surat pemberhentian Penyidikan (sp3) adalah tidak benar.
Sehingga pengugat menderita kerugian sebesar Rp  165 juta Tutur Drs.Ec.Mulyanto Wijaya.AK.
Perlu diketahui Bahwa Putusan Gugatan NO kabur bahwa sudah masuk ke pokok perkara hal ini terbukti dalam pertimbangan hukum Majelis Hakim ; Menimbang bahwa berdasarkan bukti T.1-8 yaitu tentang surat pernyataan dari Mardiana Nusatio Juga sebagai Pemberi Kuasa pada Angka Dua dan Tiga yang pokoknya berisi Pembayaran Fee Liter dibayar Oleh Empat Orang.
Apakah di perbolehkan  Pertimbangan Hukum Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus Perkara perdata bertentangan dengan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang sudah Inkracht ?
Apakah diperkenankan pertimbangan hukum Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara Perdata bertentangan dengan Undang Undang Notaris dan Advokat ?
Apakah ada Undang undang khusus yang mengatur bahwa kewenangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang melebihi kewenangan  majelis Hakim yang memutus perkara di Mahkamah Agung RI yang sudah Inkracht ?
Padahal Putusan Mahkamah Agung yang sudah Inkracht,seharusnya aparat penegak hukum termasuk Kepolisian ,Kejaksaan ,Pengacara maupun Hakim Pengadilan Negeri Surabaya harus tunduk patuh atas Putusan Mahkamah Agung RI.
Apakah di perkenankan pertimbangan hukum yang memeriksa dan memutus perkara perdata di luar fakta hukum persidangan ?
Sampai berita ini naik pihak Humas Pengadilan Tinggi Jawa Timur  belum di konfirmasi*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you