Hukum Hakim Harus Obyektif Dan Cermat Terhadap Perkara...

Hakim Harus Obyektif Dan Cermat Terhadap Perkara Pasar Turi

-

- Advertisment -

Surabaya.Warnakota.com

Sidang perkara pembangunan pasar turi kembali di gelar di pengadilan negeri surabaya.

Anehnya ketiga  saksi  ini saat di tanya  putusan Kasasi Gugatan Perdata PT Gala Bumi Perkasa ( GBP ) melawan  PT graha Nandi Sampoerna (  GNS ) ketiga saksi ini tidak mengerti.

 

Padahal Sesuai dalam putusan kasasi gugatan perdata tersebut, Mahkamah Agung (MA) memutuskan PT Graha Nandi Sampoerna (GNS) milik Teguh Kinarto dan Heng Hok Soei dinyatakan kalah dan diwajibkan membayar denda Rp 10 miliar ke PT GBP.

Ketiga saksi yang diperiksa diantaranya, Irianto (Direktur PT GNS), Widjijono Nurhadi (pemagang saham PT GNS), dan Tee Teguh Kinarto (Komisaris Utama PT GNS). Ketiganya menjalani pemeriksaan secara terpisah, dimana Irianto diperiksa terlebih dahulu.

 

Di dalam fakta persidangan  keterangannya, Irianto mengaku diangkat sebagai Direktur PT GNS pada Agustus 2015. Meski tidak mengetahui secara langsung awal mula kerjasama pembangunan Pasar Turi, Irianto akhirnya mengetahui hal itu dari notulen kesepakatan.

“Notulen kesepakatan itu dibuat sebelum saya menjabat sebagai Direktur PT GNS. Intinya saat itu PT GBP butuh dana sekitar Rp 60 miliar untuk pembangunan Pasar Turi,” ujarnya.

Namun Irianto langsung berkelit saat ditanya perihal gugatan perdata antara PT GBP melawan PT GNS. Dirinya mengaku mengetahui gugatan perdata tersebut, hanya saja tidak mengetahui detail gugatan tersebut.

“Saya tahu gugatanya, hasilnya sampai sekarang tidak tau,” katanya.

Irianto menambahkan, notulen kesepakatan yang diberikan kepada penyidik untuk dijadikan barang bukti hanya berupa fotocopy.

 

“Yang asli tidak ada, hanya fotocopy. Saya hanya menyerahkan ke polisi berupa fotocopy. Notulen yang asli saya tidak punya,” kilah Irianto.

 

Menurut Irianto, di tingkat PN Surabaya gugatan perdata tersebut dimenangkan oleh PT GNS. Namun untuk putusan banding dan kasasi yang akhirnya dimenangkan oleh PT GBP, Irianto mengaku tidak tahu.

 

“Putusan kasasi saya tidak tahu, putusan banding saya juga tidak tahu,” katanya.

 

Saksi kedua yang diperiksa yaitu Widjijono Nurhadi. Keterangan yang disampaikan Widjijono tak jauh seperti keterangan yang disampaikan oleh Irianto. Saat dicecar oleh kuasa hukum Henry soal gugatan perdata, Widjijono juga mengaku tidak mengetahui secara detail.

 

“Kalau soal itu saya tidak mengetahui detailnya,” terangnya.

Sementara itu, Tee Teguh Kinarto menjadi saksi ketiga yang diperiksa. Kepada majelis hakim, Teguh malah menyebut dirinya tidak mengetahui gugatan perdata antara PT GBP dan PT GNS terkait pembangunan Pasar Turi.

 

“Apakah saudara saksi pernah memberikan salinan putusan PN Surabaya tentang gugatan perdata (PT GBP melawan PT GNS) ke penyidik?” tanya Agus Dwi Warsono, kuasa hukum Henry kepada Teguh.

 

Atas pertanyaan tersebut, Teguh mengaku tidak mengetahuinya. Menurutnya,terkait kasus ini telah diserahkan semua ke pengacaranya.

 

“Tidak tahu, semua saya serahkan ke pengacara. Saya hanya serahkan saja,” kata Teguh menjawab pertanyaan Agus.

Usai sidang, kuasa hukum Hendri yaitu  Agus Dwi Warsono menjelaskan, ketiga saksi yang diperiksa selalu berkelit saat ditanya perihal gugatan perdata yang akhirnya dimenangkan oleh PT GBP.

 

“Mereka seolah-olah tidak ingat dan tidak tahu. Padahal faktanya yang menyerahkan putusan perdata yaitu Pak Teguh,” jekasnya

 

Atas sikap ketiga saksi tersebut, Agus berharap majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana bisa bersikap profesional dan bijaksana  dalam pemimpin sidang.

 

“Kami berharap majelis hakim objektif, jernih dengan berbagai keterangan saksi. Yang pada prinsipnya notulen kesepakatan itu sudah diuji (di gugatan perdata),” jelas  Agus.  Kepada wartawan.*rhy

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you