Nasional Gelar Bimtek, Tumbuhkan Santripreneur

Gelar Bimtek, Tumbuhkan Santripreneur

-

- Advertisment -

Lamongan,warnakota.com

Untuk  menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santri atau Santripreneur, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan ikan di Pondok pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan. “Acara yang merupakan kegiatan lanjutan dari program Santripreneur yang bertujuan menumbuhkan wirausaha baru di lingkungan pondok pesantren” kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Gati Wibawaningsih, Senin (9/10) kemarin.  Lanjut Dia, bimtek pengolahan ikan akan berlangsung selama 5 hari yaitu pada 9 -13 0ktober mendatang. Bimtek digunakan sebagai lokasi pilot project pengembangan IKM melalui lembaga pendidikan keagamaan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) IKM Kemenperin. “Berdasarkan Rencana pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019,  Kemenperin memiliki target penciptaan 5000 wirausaha baru pada 2017 dan 20.000 wirausaha baru pada akhir 2019” katanya.

Sebelumnya, dalam kurun waktu tahun 2013-2015, Direktorat Jenderal (Ditjen) IKM telah membina beberapa pondok pesantren dengan pelatihan yang tematik disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi unit industri yang ada di pondok pesantren. Imbuh Gati menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Agama, pada tahun 2014, pondok pesantren yang ada di Indonesia sebanyak 27. 290 lembaga dengan jumlah santri mencapai​ 3, 65 juta orang. Pengembangan IKM di Pondok Pesantren Sunan Drajat ini memiliki dampak strategis dalam memenuhi kebutuhan internal pondok pesantren hingga dapat memasok kebutuhan masyarakat sekitar dan pasar lokal. “Pondok Pesantren Sunan Drajat merupakan salah satu pondok pesantren yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan operasional pondok pesantren dengan memiliki beberapa unit industri,” ujarnya.  Pondok pesantren memiliki potensi kelembagaan dan sumber daya manusia yang cukup besar, maka salah satu program Ditjen IKM dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat yaitu dengan program fasilitasi pengembangan IKM melalui pondok pesantren. “Diharapkan pondok pesantren mampu berperan sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat yang mandiri dan profesional, sebagai sarana penyebaran informasi bisnis dan teknologi serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan para santri sebagai cikal bakal wirausaha baru” katanya, berharap. Secara keseluruhan Ditjen IKM akan mendidik dan membina 20 orang santri terpilih untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan di bidang pengolahan ikan serta akan mendapatkan fasilitas bantuan mesin atau peralatan yang akan diserahkan kepada pihak pondok pesantren melalui mekanisme hibah ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan. *Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you