Nasional Gebrakan Pertama kali, Pakir Susun di Kejaksaan Negeri Surabaya

Gebrakan Pertama kali, Pakir Susun di Kejaksaan Negeri Surabaya

-

- Advertisment -

Surabaya (warnakota.com)

Dengan adanya program tilang di Pengadilan Negeri Surabaya,dengan julukan 3 M (Melihat,Membayar,dan Mengambil),Yang di luncurkan berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 12 Tahun 2016, tentang pembaharuan alur penangan berkas tilang.

Dalam program 3 M ini,bekerja sama dengan Kejari Surabaya Dan Kejari Tanjung Perak,Dalam prakteknya 3 M memiliki alur, yakni pertama, masyarakat tak perlu datang sidang, cukup melihat website PN Surabaya di www.pn-surabayakota.go.id, maka denda tilang sudah akan muncul.

 

Setelah melihat dendanya, masyarakat bisa membayar ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan mencantumkan nomor rekening Kejaksaan.

 

Usai mendapatkan struk pembayaran dari BRI, selanjutnya masyarakat bisa mengambil barang-bukti pelanggaran tilangnya di Kejaksaan yang  sesuai dengan wilayah hukum .Dalam program ini untuk mempermudah pelayanan dan mengurangi kemungkinan terjadinya Pungli atau Calo.

Dari dampak Program ini akhirnya Pakiran sepeda Motor di Kejaksaan Negeri Surabaya Membludak  sampai ke jalan raya dan menempati lahan orang lain.

Menurut Didik Farkhan selaku Kepala Kejari Surabaya,Menjelaskan,”Hari perdana Tilang yang bergeser dari Pengadilan Ke Kejaksaan apa lagi  pakiran yang di dalam khusus mobil.

 

Sehingga pakiran yang di luar membludak dan memakan lahan orang lain. Dengan kejadian inilah harus benar benar di pikirkan agar bisa menampung pakiran yang efisien dan tidak memakan lahan orng lain.

Bahkan ada cara lain bangun guna serah dan kami masih mengkaji bagaimana nanti ,bahkan program ini sangat bagus ,karena menciptahkan pakir Susun yang seperti di Negara Jepang,lahan yang di butuhkan Cuma 6X7 M2.dan bisa menampung pakiran sepeda sejumlah 120 sepeda motor ,tertata rapid an tidak semrawut,Jelas Didik Kepada Wartawan.

Beda dengan Andri selaku yang menawarkan Program ini ,menjelaskan ,”Bahwa Program ini baru pertama kali di Jawa Timur Khususnya di Kejaksaan Negeri Surabaya,Menginggat kebijakan pemerintah dalam program ini pastilah akan terjadi penumpukan  Volume Kendaraan Bermotor tidak akan menurun tetapi akan meningkat,

Dalam program pakir Susun ini hanya memakan lahan 7 X 6 M2.dan bisa menapung 120 sepeda motor.aman ,tertib dan rapih ,kemungkinan besar  tidak akan terjadi kehilanngan ,motor dan helm .

Jika terjadi kehilangan kendaraan dan helm pastilah saya langsung bayar karena setiap kendaraan yang masuk langsung saya Asuransikan,Jelas Andri kepada wartawan. *RHY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan PMH Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., Dua Kali Tidak Dihadiri Tergugat

Surabaya.warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Diduga Anggaran Apbd Dimanfaatkan Kampanye ERJI Bukan Covid-19

Surabaya,warnakota.com  Komisi A DPRD Surabaya menengarai dana kelurahan dimanfaatkan Pemkot...

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...
- Advertisement -

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you