Hukum Gara Gara Utang Piutang Nyawa Melayang

Gara Gara Utang Piutang Nyawa Melayang

-

- Advertisment -

Surabaya (warnakota.com)

Mat Rolan Tewas Mengenaskan dengan perut Sobek dengan usus keluar.Mat Rolan Tewas dengan 2 sebetan Clurit di pungung dan perut oleh Soetikno  , dan 2 sebetan Parang oleh Muhammad Rosid.

Tewasnya Mat Rolan di picu lantaran hutang piutang dan merobohkan tembok,dari perkara ini Soetikno (49)warga jl Tambak Grinsing Surabaya,akhirnya di dudukan sebagai  terdakwa ,Sedangkan Muhammad Rosid melarihkan diri (DPO).

Dalam Fakta persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.yang di bacahkan oleh Jaksa Penuntut Umum.dalam Dakwaan No Reg Perkara ,PDM- 02/01/2017.

Kejadian terjadi pada tanggal  9 Oktober 2016 Awalnya pada saat itu Muhammad Rosid mendatangi rumah terdakwa di Jl Dapuan  gang Lebar Surabaya.

Untuk memberitahukan  bahwa tembok rumah depan gudang jl Dapuan No 2 Sby,di bongkar oleh Mat Rolan,padahal sebelumnya Mat Rolan mempunyai hutang 6 juta,walaupun Mat Rolan Membongkar Tembok tapi hutangnya belum di bayar,setelah itu  Soetikno dan Muhammad Rosid akhirnya mendatangi Mat Roland an menanyahkan kepada Mat Rolan  ‘’Yo Opo Iki  Awakmu Sama sama Miskinnya Utang Di Bayar Disik Ndak Papa?Namun di jawab oleh Mat Rolan “Uangnya masih gak tak Balekno awakmu ate opo? Dengan nada kesal akhirnya terjadilah perang mulut dan saling pukul,Setelah itu Soetikno pulang mengambil Clurit yang tadinya sudah di siapkan sedangkan Muhammad Rosid mengambil parang yang sebelumnya sudah di siapkan.

Setelah kembali lagi akhirnya pada saat itu Mat Rolan sedang duduk duduk di depan rumahnya akhirnya di hujamkanlah clurit dan parang dengan usus keluar,

Itupun di saksihkan Tunahsih dan warga inginnya menolong tetapi di ancam oleh Soetikno “jika ada yang coba coba menolong akan saya bunuh”Jelas Soetikno kepada Warga.

Dalam perkara ini terdakwa di jerat pasal 338  jo pasal 55 ayat ke 1 Kuhp ,dan Pasal 170 ayat 2 ke 3  Kuhp.dengan ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup.

Menurut kuasa hukum Fariji SH,menjelaskan ,’saya masih belum tahu karena ini masih dalam  pembacaan dakwaan dan kita lihat perkembangan saksi yang akan di hadirkan,masalah terkait terdakwa punya penyakit kelaianan jiwa ,kita tidak berani untuk menjawabnya karena kita harus memeriksahkan ke dokter apakah klayennya sakit atau tidak.*RHY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you