Pendidikan Gara Gara Ambil Bola Siswa SMK N 5 Surabaya...

Gara Gara Ambil Bola Siswa SMK N 5 Surabaya Berduka ,

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.ckm

Manusia tak bisa lari dari Takdir. berbagai macam jalan tuhan kepada umatnya ketika menghadapi takdir.salah satunya   Wira (17) warga Jalan Ploso Bogen 3 Surabaya,SMK Negeri 5 Surabaya..korban nerupahkan siswa yang baik dan pendiam.

 

Wira ditemukan meninggal di dalam selokan halaman belakang timur SMK Negeri 5 Surabaya Jalan Kaliwaron pada Kamis (19/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

1. Berawal dari main bola

Menurut Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Joko Soesanto menerangkan bahwa Wira saat itu tengah bermain bola bersama kedua temannya, Catur Putra (18) dan Nur Bakhtiyar (17). Di tengah-tengah permainan, bola terlempar jauh hingga keluar pagar halaman belakang sekolah. “Korban tiba-tiba berinisiatif sendiri untuk memanjat tembok pagar pembatas sekolah,” terang Joko.

2. Teman sempat dengar teriakan

Loncat Pagar Ambil Bola, Siswa SMK Meninggal Dunia

Joko melanjutkan bahwa kedua teman Wira tersebut sempat menyaksikan Wira terpeleset jatuh ke balik pagar yang terdapat sebuah selokan. “Teman-temannya mendengar Wira berteriak mengatakan bahwa dia terjatuh, namun tidak lama kemudian korban kejang dan tidak bersuara,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ditemukan luka di bagian kanan kepala Wira yang diduga bekas benturan. “Korban meninggal diduga akibat benturan saat kepleset tadi,” Jelas Joko.

3. Isu beredar Sempat Dikira Mbolos

Joko mengonfirmasi terkait info yang beredar di masyarakat yaitu Wira terjatuh saat berusaha membolos. “Jadi informasi itu tidak benar, menurut teman-temannya Wira dikenal sebagai anak yang aktif pada olahraga sepak bola dan tidak suka membolos,” tuturnya.

4. Jenazah sempat dibawa ke RS

Pasca proses evakuasi, jenazah Wira dobawa ke RSU dr Soetomo untuk proses identifikasi. Nampak ibu Wira, Mery menangis histeris melihat kepergian anaknya. “Tadi saya dapat kabar dari sekolahan kalau anak saya jatuh kesleo atau apa. Akhirnya saya ke rumah sakit. Saya belum bisa menerima ini Yaa Allah,” ujarnya dilanjut isak tangis.

Saat ini jenazah telah selesai menjalani prosesi sholat jenazah di Masjid sekolah dan selanjutnya akan dibawa ke rumah duka Jalan Ploso Bogen.

Menurut Saksi Sugiyono;”Pagar belakang sering kerap di buat Mbolos kadang sampai 50 anak yang lompat pagar setinggi 2 meter.

kemungkinan korban jatuh terbentur tembok selokan  lalu masuk selokan .saya melihat kejadian tersebut sekita 3 meteran dari jarak tempat tambal ban saya,jelas Sugiyono kepada  wartawan.

Rupanya sang ibu belum bisa menerima Kepergian Wira Anggara (17) membuat orangtuanya berduka dan merasa kehilangan.

Ny Mery (46), ibu dari almarhum Angga, panggilan Wira Anggara, terus menangis saat berada di ruang jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya, Kamis (19/7/2018) siang.

Ny Mery yang datang ke ruang jenazah RSUD Dr Soetomo pada pukul 13.45 WIB, awalnya terlihat tegar.

Namun tangisnya pecah ketika masuk ruang jenazah dan mendapati anak pertamanya itu sudah terbaring meninggal.

“Ya Allah, kok begini. Mengapa meninggalkan kami semua,” ucap Ny Mery begitu melihat jenazah anaknya, Kamis (19/7/2018).

Ny Mery yang didampingi keluarga, guru SMKN 5 Surabaya dan pejabat Kecamatan Tambaksari tak lama di ruang jenazah.

Selanjutnya dia keluar dan duduk di depan ruang jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Saat duduk di kursi, Ny Mery terus menangis lantaran ditinggal anak pertama dari dua sauadara itu.

Kadang tangisnya keras, tapi tak lama kemudian pelan lantaran didampingi dan disemangati tetangga, guru dan pegawai kelurahan Kecamatan Tambaksari.*rhy (di kutip dari onlen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you