Hukum Ganti Rugi Tabrak Maut Keluarga Korban Rupanya Tak Puas

Ganti Rugi Tabrak Maut Keluarga Korban Rupanya Tak Puas

-

- Advertisment -

Surabaya, Warnakota.com

Kasus tabrakan maut di Middle East Ring Road (MERR) kembali digelar di R Candra pengadilan Negeri Surabaya, Dalam perkara ini terdakwa Redwin Putra ternyata belum sepenuhnya selesai.

Menurut Fatimah, istri korban belum puas dengan ganti rugi yang diterima oleh keluarganya. Dalam tabrakan yang menewaskan suami Fatimah, keluarga korban hanya menerima uang sebesar Rp 10 juta. Uang tersebut diberikan sebagai ganti rugi sepeda motor jenis Honda Supra X yang hancur di tabrak mobil Mitsubisi Pajero Sport. “Saya terima Rp. 10 juta sebagai ganti rugi motor Supra X yang dulu motor itu dikendarai suami saya yang meninggal itu,” ujar Fatimah. Selain uang Rp. 10 juta yang diserahkan oleh ibu kandung terdakwa, Jamilah, keluarga Fatimah juga mendapat santunan dengan nominal yang sama sesudah terjadi tabrakan maut. Akan tetapi, kini (Senin 29/7/2019) .

Jamilah masih menuntut terdakwa untuk membayar Rp. 100 ribu/hari selama 5 tahun. Tuntutan itu disampaikan mengingat suaminya sebagai tulang punggung keluarga. “Selain menuntut ganti rugi motor, tuntutan lainya agar pihak terdakwa membayar Rp. 100ribu selama satu tahun. Soalnya, suami saya itu setiap hari menafkahi saya Rp. 100ribu/hari,” tuntutnya. Fatimah menyayangkan sikap majelis hakim yang pada saat sidang berlangsung tidak menanyakan tuntutan Rp. 100 ribu per hari selama 5 tahun.

Pada saat sidang berlangsung majelis hakim hanya menanyakan ganti rugi motor Honda Supra X tahun 2010. Sementara itu, sidang ditunda hingga pekan depan dengan agenda tuntutan kepada terdakwa Redwin Putra. Pada dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Darwis, terdakwa diancam dengan pasal 310 ayat (4) Undang-Undang RI No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Lantaran kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal. Untuk diketahui, Terdakwa Redwin Putra saat mengendarai mobil Mitsubisi Pajero Sport No Pol L-808-JJ pada saat melintasi Jln Merr menabrak seorang pengendara motor.

Kejadian tersebut membuat pengendara motor Supra X, Sudjarno meninggal dunia. Naasnya, motor Supra X yang dikendarai Sudjarno (korban meninggal) bukan milik pribadinya, melainkan milik orang kantor tempat ia bekerja. Selain itu, ganti rugi yang diterima istri korban sebesar Rp. 10 juta dirasa masih kurang cukup oleh keluarga korban. Beda dengan ketua majelis yaitu Hakim Jihad , dalam persidangan kirban tidak hanya menerima 10 juta dia menerima 20 juta yaitu yang 10 juta pada saat diberikan pemakaman dan yang kedua Rp 10 juta diberikan dipersidangan.dan pihak korban menerima . Untuk yang ke 2 korban masing masing mendapatkan rp 5 juta.tutur hakim jihad kepada wartawan.*rhy


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you