Umum Fariji Mantan Jurnalis Sukses Jadi Ketua LBH

Fariji Mantan Jurnalis Sukses Jadi Ketua LBH

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Fariji (50) mantan wartawan Tabloid Lacak mengubah nasibnya menjadi Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak yang biasa bersidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sejak tahun 2007 lalu. Ia memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin secara gratis.

 

Menurut Fariji Persyaratan untuk mendapatkan bantuan hukum secara gratis harus mengurus surat keterangan tidak mampu ( SKTM ) yang dikeluarkan dari kantor kelurahan setempat, “SKTM tersebut mengandung pertanggung  jawabkan di Kemenkumham untuk mencairkan anggaran biaya pendampingan bantuan hukum, karena itu masyarakat yang hendak mendapatkan bantuan hukum gratis harus mengurus SKTM terlebih dahulu,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Fariji mengatakan, dalam satu harinya minimal 10 perkara berhasil Ia bela, baik dalam perkara narkoba, pencabulan dan pembunuhan. Jumlah dalam satu tahun kurang lebih 30 ribu perkara yang  ditangani. Untuk menjalankan tugasnya Fariji dibantu  terdiri dari 7 tim. Bahkan menurut penuturannya pendamping hukum banyak suka dukanya, “Saya pernah dapat ancaman dari seseorang akan dibunuh, bagi saya itu adalah risiko pekerjaan,” ungkap Fariji kepada wartawan.

 

Selain itu Fariji lebih prihatin terhadap perkara anak  yang tersangkut narkoba hal ini dilatarbelakangi atau disebabkan oleh faktor lingkungan, faktor ekonomi, pergaulan bebas dan ketidak mampuan orang tua membina anak,” tutur Fariji SH.

 

Tak hanya itu yang disampaikan oleh Fariji, ketika dia menjadi wartawan  Media Lacak sejak tahun 1983 lalu, akhirnya beralih profesi yang dipilihnya  menjadi pengacara LBH untuk mendedikasikan dirinya dalam membantu masyarakat miskin lewat pendampingan hukum.

 

Fariji menambakan perbedaan wartawan zaman dulu dengan wartawan sekarang berbeda, kalau dulu wartawan sedikit dan ketika saya mengeluarkan kartu pers orang pasti gemetar, tetapi zaman sekarang yang ditanyakan karya tulisannya. “Apalagi Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) merupakan  lembaga yang membina wartawan yang tidak jelas menjadi jelas, mengingat zaman sekarang mencetak Kartu Pers hanya 10 menit, ketika menjadi anggota PJI diikutsertakan untuk mengikuti uji kompetisi jurnalis agar menjadi jurnalis profesional sesuai Undang Undang Pers no 40 tahun 1999,” ungkap Fariji SH kepada wartawan.

 

Sementara itu, dalam perjalanan kariernya Fariji SH  berhasil meraih penghargaan dari Kemenkumham terkait LBH terbaik di Jawa Timur. *rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...
- Advertisement -

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you