Hukum Empat Saksi Korban Di hadirkan Di Perkara Penipuan dan...

Empat Saksi Korban Di hadirkan Di Perkara Penipuan dan Penggelapan

-

- Advertisment -

Surabaya,warnakota.com

Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjung Perak Sisca Cristina menghadirkan 4 saksi dalam sidang perkara penipuan. Dua terdakwa dalam perkara ini yakni, Dedy Hartono Warga Jalan Mulyosari Tengah dan Chandra Oeguna (berkas terpisah) Warga Probolinggo yang tinggal di Perumahan Rungkut Mejoyo Selatan Surabaya.

 

Empat saksi tiga diantaranya adalah investor yakni, saksi Ferandi Siantar, William Tedja dan Ivan Lukito Setiawan. Sedangkan saksi Lawuda sebagai pemilik mobil Herier dan lexus.

 

Dihadapan majlis hakim yang dipimpin Ketua Majlis Anne Rosiana, ke empat saksi tersebut dimintai keteranganya satu persatu.

 

Saksi Ferandi Siantar mengatakan jika dirinya mengenal dua terdakwa pada saat saksi melakukan pembelian mobile Ford dari terdakwa Dedy seharga Rp. 1miliar 20juta. Saksi menyebut jika mobil Ford yang ditawarkan terdakwa adalah milik temanya.

 

“Saya membeli mobil Ford dengan No. Plat L 1 ZZ dari Dedy dengan harga 1miliar 20 juta. Surat-surat kendaraan lengkap a/n David Andreas” ujar saksi Ferandi Siantar dihadapan majlis hakim. Rabu (28/3/2018)

 

Setelah saksi Ferandi Siantar selesai memberikan kesaksianya, giliran saksi William Tedja. Saksi ini sebgai Customer Cuci Motor bengkelnya terdakwa Dedy Hartono sekaligus investor proyek jual beli mobil milik terdakwa Dedy Hartono.

 

“Pada saat itu Dedy menawarkan bisnis jual beli mobil dengan keuntungan 10% perbulan, saya tertarik lalu saya menginvestasikan Rp. 15,8 miliar kepada Dedy, dan sampai sekarang uang saya belum dikembalikan” ujar saksi William Tedja dengan nada geram.

 

Tak hanya itu, saksi William Tedja menyebut jika pada tanggal 16 November 2017 dirinya dan pemodal lainya yakni, Dani Pribudi dan Ivan Lukita Setiawan diundang terdakwa Dedy Hartono di Hotel Cleo Surabaya. Pada pertemuan itu, terdakwa Candra Oeguna juga berada di hotel tersebut.

 

“Pada pertemuan itu, Dedy Hartono mengatakan jika uangnya telah habis dalam perputaran bisnis jula beli mobil” ujar saksi William Tedja yang mengenal terdakwa sejak tahun 2011

 

Tak hanya itu saksi William Tedja juga menirukan percakapan lain pada saat pertemuan di hotel tersebut sembari melihat rincian duit dari investor yang masuk kepada terdakwa Dedy Hartono.

 

“Pada pertemuan itu juga Terdakwa Dedy menyampaikan bahwa tidak memilik uang untuk mengembalikan duit saya sebesar Rp. 15,8 miliar, uang Candra Oeguna sebesar Rp. 9,995 miliar dan Ivan Lukito Setiawan sebesar Rp. 13,7 miliar” ujar saksi William Tedja menirukan percakapan terdakwa.

 

Setelah saksi William Tedja selesai memberikan keterangan dihadapan majlis hakim giliran saksi Ivan Lukito Setiawan yang juga ikut dalam pertemuan di Hotel Cleo atas undangan dari tersakwa Dedy Hartono tersebut. Tak hanya itu, saksi Ivan Lukito Setiawan pada keteranganya menyebut jika antara terdakwa Dedy Hartono dan terdakwa Candra Wiguna ada kongkalikong setelah saksi Ivan melakukan audit internal.

 

“Saya menemukan Rp. 23miliar yang mengalir ke rekening terdakwa Candra Oeguna. Aliran dana itu dari bukti transfer milik terdakwa Dedy Hartono kepada terdakwa Candra Oeguna” bebernya.

 

Kemudian saksi terakhir yakni saksi Lawuda, pada keterangan dirinya hanya menawarkan mobile kepada dua terdakwa tersebut akan tetapi belum sempat dibeli oleh kedua terdakwa.

 

“Saya pemilik mobil tipe Lexus, Harrier dan Ford, kedua terdakwa hanya menyakan harga” ujarnya.

 

Menurut dakwaan, pada tanggal 16 November 2017 saksi William Tedja, Ivan Lukito Setiawan dan pemodal lainya diundang oleh terdakwa Dedy Hartono untuk pertemuan di Hotel Cleo Surabaya.

 

Setelah para pemodal berada dipertemuan itu, terdakwa Dedy Hartono menyampaikan jika dirinya tidak memiliki uang lagi dikarenakan sudah habis dalam perputaran bisnis jual mobil tersebut.

 

Diakhir persidangan, JPU Siska Cristiana meminta kepada majlis hakim untuk mempercepat proses jalanya persidangan dengan menggelar sidang dua kali dalam satu minggu.

Mendengar permintaan JPU, Ketua Majlis Anne Rosiana memutuskan jika sidang perkara ini akan digelar pada hari Senin dan Rabu.*tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you