Hukum Dua Surat Panggilan Saksi Artis Via...

Dua Surat Panggilan Saksi Artis Via Vallen Dan Nella Kharisma Terkait Perkara Kosmetik

-

- Advertisment -

Surabaya , Warnakota.com

Sidang Kasus kosmetik diduga ilegal dan beroplosan yang sempat heboh lantaran menggunakan para artis sebagai endrose. Minggu depan Rabu,17 Juli 2019 kedua artis Via Vallen dan Nella Kharisma di panggil oleh Jaksa Sebagai Saksi.

Menurut Winarko SH.selaku Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Surabaya. mengatakan minggu depan saya akan hadirkan saksi dari Kedua artis Via Vallen dan Nella Kharisma. Karena kedua artis tersebut di sebutkan dalam BAP kepolisian , sebagai Endrose penjualan Kosmetik Tersebut.

Masalah beliaunya hadir atau tidak hadir yang penting saya sesuai SOP melayangkan Surat Panggilan, Jelas Winarko Kepada wartawan warnakota.com

Perlu di ketahui perkara ini muncul ketika Kasubdit Direskrimsus Polda Jatim, membongkar usaha Kosmetik yang diduga Ilegal. Menurut AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, didalam pemeriksaan pihaknya menyelidiki sejauh mana keterlibatan Nella Kharisma sebagai bintang iklan kosmetik ilegal tersebut. “Seperti, bagaimana standar operasional prosedur (SOP) menerima endorse, etikanya seperti apa serta perlu mencari tahu lebih dulu legalitas produk tersebut”kata dia. Kasus ini mencuat setelah polisi membongkar usaha ilegal milik tersangka Karina Indah Lestari di Kediri, Jatim. Usaha produk kecantikan yang ia geluti tersebut ternyata tidak memiliki izin edar dari BPOM. Selain produk kecantikan seperti krim, cairan pembersih wajah, bedak, serum dan masker, pelaku juga memproduksi obat-obatan untuk kecantikan.

Produk kosmetik yang dijual pelaku berasal dari bahan-bahan produk kosmetik merek terkenal seperti, Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Viva Lotion, Sabun Papaya, Vasseline, Sriti dan sebagainya. Dalam menjalankan aksinya, terdakwa Karina Indah Lestari menjual hasil produksinya melalui sosial media yang menggunakan para artis sebagai endrosenya.

Karena perbuatannya terdakwa Karina Indah Lestari melanggar Pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yaitu; Pasal 197menentukan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alatkesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda *RHY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you