Nasional DPRD Lamongan Komisi D : Puskesmas Harus Berinovasi Dan...

DPRD Lamongan Komisi D : Puskesmas Harus Berinovasi Dan Meningkatkan Pelayanannya

-

- Advertisment -


Lamongan ,warnakota.com
Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan terus mendorong agar seluruh Puskesmas di Lamongan terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

 

Selain juga diharapkan berinovasi dalam layanannya, seperti yang dilakukan Puskesemas Karangkembang Babat, yakni adanya Poli Jiwa. Menurut Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Ali Mahfudl, peningkatan pelayanan tersebut dapat dimulai dengan peningkatan SDM, peningkatan fasilitas secara aktif memberi penyadaran terhadap masyarakat terkait pentingan pentingnya kesehatan. “Salah satu contoh peningkatan pelayanan tersebut diantaranya dilakukan di Puskesmas Karangkembang Babat.

 

Di Puskesmas ini saat ini poli jiwa” terang Ketua Komisi D Ali Mahfudl saat memantau Puskesmas Karangkembang Babat kemarin Lebih lanjut Ali, Puskesmas Karangkembang, harus diapresiasi mengingat memiliki inovasi yang tidak dimilili oleh Puskesmas lainya dalam melakukan pelayanan bagi warga yang mengalami gangguan kejiwaan.“Ini artinya Puskesmas ini selain memberi layanan khusus bagi warga yang mengalami gangguan kejiwaan yang secara otomatis juga sangat mendukung program Pemerintah Kabupaten yaitu Program Lamongan bebas pasung” ungkapnya. Di sisi lain, Bupati Lamongan, Fadeli dinilai sebagai individu yang berjasa dalam pembangunan bidang kesehatan. Itu terutama atas komitmennya dalam mewujudkan program Indonesia Bebas Pasung.

 

Atas komitmen tersebut, Bupati Fadeli menerima tanda penghargaan dari Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek di Jakarta International Expo, Jakarta beberapa waktu lalu.

 

Tanda penghargaan itu diberikan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-53. Dalam keterangan Kementerian Kesehatan,tanda penghargaan tersebut diberikan atas jasa, dukungan dan komitmen dalam pembangunan program kesehatan jiwa masyarakat.

 

Karena jika permasalahan kesehatan jiwa tidak ditanggulangi, akan menurunkan status kesehatan fisik, menurunkan produktivitas kerja, sehingga menghambat pembangunan bangsa.“Sesungguhnya tidak ada terbersit sedikitpun, upayanya membebaskan yang terpasung akan berakhir dengan raihan penghargaan” pungkas Bupati saat itu. * Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Peringatan Hari Kartini Tidak Hanya Memakai Kebaya Tetapi Pikiran Kartini Dan Esensi Di Mata Penegak Hukum 

Surabaya,warnakota.com Habis Gelap Terbitlah terang  merupakan buku karangn RA Kartini Yang Lahir Pada Tanggal...

Sidang Narkoba Pembelaan Kuasa Hukum Tidak Sependapat Dengan Tuntutan Jaksa

Surabaya,warnakota.comSidang penyala gunaan Narkoba yang disidangkan ketua Majelis Hakim Cantik Ni Putu Purnami SH,MH di Ruang Candra...

Gugatan Keabsahan Wasiat Semakin Memanas King Finder dan Harijana Saling Lapor

Surabaya,warnakota.com  Perseteruan antara King Finder Wong dengan Harijana terkait harta...

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...
- Advertisement -

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Must read

Sidang Narkoba Pembelaan Kuasa Hukum Tidak Sependapat Dengan Tuntutan Jaksa

Surabaya,warnakota.comSidang penyala gunaan Narkoba yang disidangkan ketua...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you