Umum DPRD Lamongan Komisi B : Undang Pemilik Rumah Makan

DPRD Lamongan Komisi B : Undang Pemilik Rumah Makan

-

- Advertisment -


Lamongan ,warnakota.com
Komisi B DPRD Kabupaten Lamongan mengundang sejumlah pemilik usaha rumah makan dan restoran sebagai upaya penertiban pajak, mengingat salah satu fungsi pajak tersebut adalah untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan digunakan untuk proses pembangunan. Menurut Saifuddin Zuhri, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lamongan, pemilik usaha rumah makan dan restoran yang dikenakan pajak adalah mereka yang memiliki pendapatan minimal Rp 500 ribu perhari. “Ini semua adalah bentuk dari pelaksanaan dari Undang-undang dan Perda demi pelaksanaan Pembangunan. Intinya setiap rumah makan atau Restoran yang pendapatnya melebihi Rp 500 Ribu perhari memiliki kewajiban untuk membayar pajak 10 persen dari pendapatan tersebut” ujar Saifuddin Zuhri di hadapan sejumlah pemilik rumah makan dan restoran di salah ruang DPRD Lamongan, Selasa (13/3).

 

Lebih lanjut Zuhri, pajak tersebut sebenarnya akan membuat pemilik usaha semakin berkembang mengingat mereka akan mendapat fasilitas dari pemerintah. “Diantaranya PKL yang berada di sekitar lokasi rumah makan atau restoran yang taat pajak tersebut akan dilakukan penertiban. Sehingga rumah makan tersebut akan semakin rame pembeli ” terangnya. Sementara itu, Okta Rosadinata, Wakil Ketua Komisi B DPRD Lamongan menambahkan, kalau hak pemerintah berupa pajak tidak diberikan, maka kelangsungan usaha akan menemui kendala, diantaranya akan terancam ditutup, dan berpotensi akan diperiksa oleh BPK. “Kalau melanggar aturan, maka akan ada rekomendasi ke Satpol PP bertindak tegas untuk menutupnya. Tapi jika taat pajak maka akan mendapat fasilitas dari pemerintah” tegas Okta Rosadinata. Hery Purwanto selaku Kepala Dinas Pendapatan,

 

menuturkan agar pembayaran pajak menjadi tertib yang sesuai dengan pendapatan usaha, maka sebaiknya rumah makan dan restoran menggunakan system e-billing. “Salah satu upaya meminimalisir kebocoran pajak dan tidak jujurnya pemilik rumah makan, maka sebaiknya menggunakan sistim e-billing. Penerapan system ini juga untuk mencegah adanya saling curiga,”terangnya.

 

Bu Dwi, perwakilan pemilik usaha rumah makan dan restoran, menyebutkan harus ada solusi yang tepat karena selama ini pendapatan setiap harinya tidak sama, bahkan beberapa waktu terakhir cenderung sepi pembeli. “Misalnya di tempat saya, selama ini pendapatanya belum sesuai harapan. Kalau dihitung bisnis sampai saat ini belum BEP, karena selama ini masih sepi. Dengan kondisi seperti ini terus bagaimana caranya agar bisa bayar pajak mengingat kita juga memiliki karyawan yang juga butuh digaji” keluhnya di hadapan Komisi B DPRD Lamongan, Dinas Pendapatan Daerah dan Satpol PP .*dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you