Hukum Diduga Terdakwa Remehkan Persidangan .Hakim Putuskan Perkara Tanpa Hadirnya...

Diduga Terdakwa Remehkan Persidangan .Hakim Putuskan Perkara Tanpa Hadirnya Terdakwa

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Majelis hakim yang diketuai Pesta Partogi menjatuhkan vonis percobaan satu tahun pada notaris Lutfi Affandi SH MKn. Namun putusan yang cukup ringan untuk kasus penggelapan dalam jabatan ini tidak dihadiri terdakwa atau in absentia.

Alasan majelis hakim memvonis hukuman tanpa kehadiran terdakwa adalah perkara ini sudah berjalan enam bulan dan terdakwa juga tidak kooperatif sampai hakim mengeluarkan surat penetapan penjemputan paksa. Namun terdakwa juga tetap tidak datang.

 

Sebelum membacakan vonis, hakim terlebih dahulu menyakan keberadaan terdakwa Lutfi ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darmawati Lahang.

 

” Kita apa sudah menghubungi serta mengirimkan surat panggilan ke rumah terdakwa pak hakim tapi terdakwa tetap tidak datang,” ujar JPU Darmawati.

 

Dengan jawaban seperti itu, hakim kemudian memutuskan untuk menghukum tanpa dihadiri terdakwa ke persidangan.

 

Perlu diketahui, dalam sidang sebelumnya JPU Darmawati Lahang menuntut pidana penjara selama satu tahun.

 

Kasus ini berawal terjadinya jual beli sebidang tanah tambak yang berlokasi di desa Gebang, Kabupaten Sidoarjo. Jual beli tersebut terjadi tahun 2011.

 

Tanah yang dibeli Pudji Lestari itu luasnya 24 hektar. Tanah itu milik empat orang. Sebenarnya, di dalam sertifikatnya, total tanah tambak itu adalah 34 hektar, milik enam orang. Namun, dua orang lainnya tidak menjual tanah tambak sisanya, yakni 10 hektar ke Pudji.

 

Hj. Pudji Lestari kemudian membuat akte jual beli ke notaris Lutfi Afandi, dikantornya yang waktu itu masih beralamat di Jalan Raya Waru, Sidoarjo. Untuk memecah sertifikat, Hj. Pudji sempat meminjam sertifikat induk ke notaris Lutfi.

 

Lama ditunggu, lanjut ternyata akte jual beli itu tak kunjung selesai. Di tahun 2013, Hj. Pudji Lestari mengetahui adanya sebuah akte jual atas tanah tersebut. Ironisnya, akte itu dibuat notaris Sugeng Priadi, bukan notaris Lutfi Afandi. Dan itu terjadi tahun 2013.

 

Hj. Pudji berusaha untuk mengecek kebenaran hal itu namun selalu gagal. Hingga akhirnya, Hj. Pudji Lestari mendapatkan informasi jika pada tahun 2011 itu, notaris Lutfi Afandi belum Petugas Pembuat Akte Tanah (PPAT). Ia hanya seorang notaris biasa.

 

Masih menurut Robinson, karena semakin curiga, Hj. Pudji Lestari kemudian melakukan penelusuran. Hasilnya, sertifikat tanah seluas 34 hektar itu sudah dialihkan notaris Lutfi entah kemana.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Kejaksaan Negeri Surabaya Dan Kejaksaan Negeri Tanjung perak Bersatu Dalam Sinergitas

Surabaya,warnakota.comkejaksaan negeri.surabayaBertempat di ruang kerja KajariSurabaya didampingi kasi Intelijendan kasi Datun pada hari...
- Advertisement -

Kejaksaan Negeri Surabaya Dan Kejaksaan Negeri Tanjung perak Bersatu Dalam Sinergitas

Surabaya,warnakota.comkejaksaan negeri.surabayaBertempat di ruang kerja KajariSurabaya didampingi kasi Intelijendan kasi Datun pada hari Selasatanggal 6 April 2021.

Sidang Praperadilan , Pemohon Hadirkan Ahli Pidana

Surabaya ,warnakota.comSidang permohonan praperadilan dengan nomer perkara 7/Pid. Pra/2021/PN.Sby.yang diajukan oleh David warga Kenjeran Surabaya melawan penyidik...

Must read

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak...

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you