Hukum Diduga Sidang Hak Paten Hakim Lebih Jeli...

Diduga Sidang Hak Paten Hakim Lebih Jeli Dan Cermat, Perkara Ini Terindikasi Dipaksakan

-

- Advertisment -


Surabaya,warnakota.com

Sidang perkara Hak paten yang di gelar di Pengadilan Negeri Surabaya.
dalam sidang yang beragendakan Keterangan Ahli Prof Dr Sadjijono SH MHum. Dimana ahli menerangkan Jika suatu barang bukti berupa fotokopi yang mengacu landasan Yuridist Putusan MA tahun 1985  bukti Foto kopi tidak bisa menjadikan Barang bukti di persidangan.ujar Ahli.


Harus bukti bukti yang asli karena Jaksa Mendakwakan berdasarkan pasal 143 harus jelas dalam unsur unsurnya sesuai fakta yang ada, dimana apakah Jaksa tersebut mampu tidak untuk membuktikan dakwaannya.
Menurut dakwan JPU Deddy Arisandi SH, hanya mempermasalahkan tentang pegangan karet gerobak, pada tiga merek gerobak dorong tersebut.


Pada merek Das Gluck yang diproduksi oleh PT Mitra Anarwata Sasmaya (MAS). Dan sebagai Direkturnya adalah Chung She yang menjumpai ada produk  gerobak dorong PT SJI  yang komponen  gerobaknya, yaitu pegangan karet, kaki gerobak, dan kupingan klaim gerobak, serupa dengan barang miliknya yang sudah mendapat hak desain industry.


Dia sudah membuat pengumuman di surat kabar pada tahun 2012 lalu. Chung She meminta pihak lain yang memproduksi barang tersebut berhenti agar terhindar dari tuntutan hukum. Namun begitu, PT SJI tetap mengedarkan barangnya di pasaran. 
Menurut JPU Deddy Arisandi SH, gerobak dorong merek Faralla, Dragon Fly dan Seagull memiliki persamaan konfigurasi dengan desain industri milik Chung She.  Kesamaan barang terletak pada  konfigurasi pegangan karet gerobak.


Nah, karet tersebut telah didaftarkan perlindungan atas konfigurasi desain industri sesuai sertifikat tertanggal 18 Agustus 2009 lalu.  Namun, terdakwa Hau memperoleh pegangan karet tersebut secara impor, tanpa persetujuan dari Chung She.
Perbuatan SJI itu dianggap telah merugikan Chung She dan melanggar pasal 54 ayat 1 jo pasal 9 ayat 1 Undang- Undang RI Nomor 31 Tahun 2000 tentang desain industri.


Usai  sidang Pengacara terdakwa, Adv. Rizal Haliman SH MH, CIL bersama Adv. Anandyo Susetyo SH,MH pria yang akrab disapa anton, Rizal  mengatakan, bahwa perkara ini sudah pernah diselesaikan secara perdata oleh kliennya. Kliennya dinyatakan terbukti bersalah  atas gugatan Rekonpensi Chung She dan diharuskan membayar ganti rugi sebesar Rp 250 juta pada Chung She.”Semestinya perkara yang sudah diselesaikan secara perdata tidak bisa diputus lagi secara pidana. Ini mengingat peristiwa hukumnya sama,” ucapnya.Rizal Haliman SH MH, selaku kuasa hukum PT SJI,   yang juga sebagai  Ketua DPD KAI Jawa-Timur menegaskan, bahwa klienya tidak melanggar desain industri. 

Karena Desain industri itu unsurnya adalah bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau garis-garis dan warna. Jadi ada pembeda 4 (empat) unsur pembeda yang harus dipenuhi, dan seluruh unsur  itu termasuk dalam definisi desain Industri, sebagaimana yang didaftarkan di HAKI . Jika terdapat perbedaan dalam salah satu unsur tersebut, maka tidak dapat dinyatakan ada persamaan.

  Apalagi 4 unsur pembeda tersebut ada persamaan, orang lain tidak tidak boleh mengimport, memperdagangkan, atau memperjual belikan, tanpa persetujuan pemilik hak desain industri.  “Hari ini terdakwa disidangkan, setelah adanya putusan perdata. Memang dalam putusan perdata, terdakwa sudah diputus  untuk membayar ganti rugi , karena melakukan mengimport dan memperdagangkan barang yang dianggap serupa. 

Dikenakan ganti rugi Rp 250 juta dan immaterialnya Rp 1 milyard, berdasarkan putusan yang telah mempunyai  kekuatan hukum tetap,” katanya. Namun demikian, Chung She juga mengajukan tuntutan pidana, karena di desain industri itu ada delik aduan pidana, maka pemilik desain industri mengadukan lagi ke masalah pidana. Meskipun permasalahan ini ada tiga hal, yakni kaki , kupingan klaim gerobak dan pegangan karet gerobak. Namun, yang didakwaan dalam perkara dan dalam fakta persidangan hanya pegangan karet gerobak saja,  yang semuanya telah diselesaikan dalam sengketa perdata.Dalam pemeriksaan sidang perdata, Rizal Haliman SH MH bukan sebagai kuasa hukum terdakwa ketika itu.”Tetapi, saya kuasa hukum pidananya.

Melihat bukti bukti berdasarkan  fakta persidangan, bahwa kaki, kupingan klaim dan pegangan karet, terlihat ada  perbedaan tentang  konfigurasi dan komposisi garis dan warna. Pada konstruksi bentuk pegangan karet konfigurasi dan garis terdapat pada sertifikat Desain Industri terdapat garis dan timbul lingkar tertulis “Das Gluck”.Sedangkan pegangan karet pada produk Faralla  dan Dragon Fly pegangan karet tidak terdapat konfigurasi lingkaran timbul  dan tulisan “Das Gluck” dan untuk kakinya berbeda tentang  jumlah lubangnya.

Lubangnya dari produksi terdakwa itu lubangnya 7 dengan garis dan warna berbeda, begitu pula kupingan klaim. Masih kata Adv. Rizal Haliman SH MH, CIL , permasalahan dalam persidangan tinggal satu , yakni pegangan karet, berdasarkan fakta ternyata ada perbedaan. Kalau pegangan karet milik terdakwa itu tidak ada garis lingkaran dan tulisan timbul “Das Gluck”. 

Padahal yang disajikan barang  yang disita  sebagai pembanding pegangan  karet milik Chung She terdapat konfigurasi  atau komposisi garis pada obyek terdapat lingkaran timbul, garis tulisan timbul “Das Gluck” pada pegangan karet miliknya.Hal ini jelas beda, karena adanya perbedaan konfigurasi fisik konfigurasi atau komposisi Desain Industri pegangan karet milik Chung She dengan barang milik terdakwa.Dan ketika barang  milik Chung She akan disesuaikan dengan sertifikat Desain HAKI, JPU hanya dapat menyajikan foto copy hitam putih (bukan sertifikat desain yang asli) dengan gambar yang tidak jelas dan tidak bisa menunjukkan konfigurasi atau komposisi garis yang timbul terhadap fisik barang yang terdaftar  desain industri yang disajikan dalam persidangan. 

Hal lain menurut Anandyo Susetyo SH MH pria yang akrab dipanggil Anton karena posisi HAKI adalah tentang hak desain yang telah diselesaikan secara privat dan diputus oleh hakim. Maka ketika masuk dalam hal dugaan perbuatan tindak pidana itu merupakan  delik aduan dalam peristiwa hukum yang sama.Sehingga tidaklah adil dan benar bila diputus lagi oleh majelis hakim dalam perkara pidana. Mengingat hakim tidak diperbolehkan memutuskan suatu peristiwa hukum yang sama yang telah diadili berdasarkan pasal 76 KUHP
tidak bisa dikatakan syah atau memenuhi Unsur unsur.

Harus bukti bukti yang di serahkan atau ditunjukan keasliannya. 
Demikian persidangan pidana ini akan dilanjutkan untuk tahapan penuntutan pada sidang selanjutnya namun dalam pemeriksaan persidangan persidangan sebelumnya telah diperoleh beberapa fakta atau keterangan  yang menarik dimuka persidangan ketika diperiksa oleh hakim yaitu saksiTandiono Limanto, pemilik UD. Santoso, Pertokoan Jalan Galaxy A7 Tembaan, Surabaya mengaku sempat dimintai uang Rp 100 juta oleh pihak pelapor, direktur PT. Mitra Anarwata Sasmaya sekaligus pemilik Hak Ekslusif Gerobak Dorong merek Das-Gluck.*Rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...
- Advertisement -

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you