Kriminal Diduga Kurator Lepas Tanggung Jawab Terkait Barang Pemilik Korban...

Diduga Kurator Lepas Tanggung Jawab Terkait Barang Pemilik Korban Pailit Yang Hilang

-

- Advertisment -
Sumbawa,warnakota.com
Rupanya perjuangan lusi pemilik Toko Harapan Baru di Sumbawa untuk mencari keadilan terkait perkara kepailitannya yang di duga ada unsur rekayasa  belum bisa di dapatkan .
Lantaran Toko Harapan Baru Milik Lusy di Jalan Kartini No 33 Sumbawa yang masih dalam pengawasan kurator najib, kembali Dibobol pencuri dari  Gudang toko Harapan Batu dan  Toko Mitra Tehnik yang dibobol Maling dengan kerugian hampir 2 milyard.
Menurut Lusi saat di wawancarai wartawan melalui nomer Hpnya 0813396xxx,
Mengatakan
Banyak barang barang yang ditoko hilang ketika itu Lusi di beritahu salah satu karyawannya yang sedang lewat di jalan kartini no 33 Kelihatan kaca jendela terbuka diduga pencuri lewat jendela kaca dari belakang toko harapan baru.
Apalagi Toko Harapan Baru selama ini masih dalam pengawasan Kurator dari BRI. Sehingga jika terjadi apa apa atau hilangnya barang  yersebut otomatis tanggung jawab dari  pihak kurator.
Menurut Lusi,Sebenarnya pencurinya sudah tertangkap diantaranya 4 orang di duga mencuri di gudang milik Toko Harapan Baru dan yang 2 di duga mencuri di toko Mitra Tehnik.
Padahal Pencuri ini sudah di tangkap oleh pihak Polisi Polrestabes Sumbawa sayangnya pelaku di lepas tanpa ada kejelasan dimana sesuai prosedur.lebih anehnya ada berbagai alasan polisi bawah barang barang tersebut tak bertuan ,dan si pelaku masih anak anak.akhirnya di lepas para pelaku tersebut.
Tak masuk akal lagi ketika anak saya Ita mau membayar sekaligus menanyakan hutangnya biar ada kejelasan oleh pihak bank BRI malah di tolak tanpa ada dasar alasannya.banyak sekali kejanggalan kejanggalan yang tak masuk akal,Jelas Lusi Kepada wartawan.
Dalam perkara ini Apakah Pihak Oknum Polisi telah menyimpang aturan Perkap Kapolri ?Dimana perkara hilangnya barangnya Lusi seharusnya pihak kepolisian harus lebih dalam untuk pengembangan penyelidikan .dengan mendatangkan dari saksi pihak kurator ataupun pihak pemilik barang yang di rugikan,apa saja pada saat proses kepailitannya  yang di pailitkan pastilah ada berita acaranya?
Sedangkan Pihak Bank BRI  Sumbawa ,kalau memang pihak Kriditur ingin membayar atau menanyakan kejelasan Hutangnya yang pastinya berapa? Seharusnya di jawab sebagai pelayanan Publik terhadap Konsumen atau Kridittur?
Sebelum ada kekuatan hukum yang tetap barang yang di pailitkan merupakan tangung jawab pihak kurator bukan Hakim Pengawas dimana diatur dalam Undang Undang kepailitan.*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...
- Advertisement -

Merasa Dicemarkan. Masbuhin Umumkan Tantangan Pada Pieter Talaway

Surabaya.warnakota.com Mantan kuasa hukum konsumen Sipoa Masbuhin menduga adanya pihak-pihak yang sengaja menyerang dan...

Advokat Masbuhin Ajukan Banding Atas Sangsi Pemberhentian Setahun dari DKD Peradi Jatim

Surabaya.warnakota.comDewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you