Hukum Sampai Saat Ini Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjung Perak...

Sampai Saat Ini Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjung Perak Belum Terima Penetapan Penahanan.

-

- Advertisment -

Surabaya.warnakota.com

Majelis Hakim kasus penipuan dan pemalsuan surat menambah masa penahanan terdakwa Hasan Aman Santoso sebagai tahanan kota, Selasa (9/1). Majelis hakim beralasan, tedakwa hanya dikenakan status tahanan kota lantaran bersikap kooperatif selama menjalani proses hukum.

 

“Apalagi kejaksaan memang tidak menahan terdakwa di ruang tahanan,” ujar Ketua Majelis, Yulisar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

 

Meskipun, Yulisar mengakui, terdakwa sudah memenuhi syarat untuk ditahan sesuai pasal yang didakwakan jaksa. Unsur pidana yang memenuhi syarat untuk ditahan tertuang pada pasal 263 ayat (1) KUHP yang terhubung pada pasal 55 ayat (1).

 

 

“Penahanan ini sifatnya subyektif, karena dalam persidangan terdakwa tak menghilangkan barang bukti, dan tak mengulangi perbuatan, kalau terdakwa tak mengikuti peraturan persidangan kami cabut status terdakwa sebagai tahanan kota, menjadi tahanan penjara,” katanya.

 

Jika memang Hakim telah mengeluarkan surat penetapan menjadi tahanan penjara.setidaknya Jaksa Penuntut Umum haruslah mebjalankan Pebetapan tersebut.Karena Jaksa sebagai Eksekutor.

 

Saat di konfirmasi Jaksa Sisca mengatakan “Sampai  saat ini saya belum menerima surat penetapan  penahanan  terdakwa  Hasan Aman Santoso ,dari Hakim Maupun Panitranya  ,saya sudah tanyahkan Hakim Yulizar hanya di jawab, sebentar saya tanyakan dulu ke Panitranya.jelas  Jaksa  Siska  pada wartawan.

 

Saksi ahli dari Magister Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara, Sholahuddin Wahid mengatakan jika terdakwa pada pasal 263 ayat (1) tentang pamalsuan dan dihubungkan pada pasal 55 ayat (1) terdakwa ini sudah memenuhi unsur pidana. Ada tiga kategori dalam pasal 55 ayat (1).

 

 

“Yang membuat, dan yang menyuruh membuat surat keterangan palsu, dan menimbulkan suatu hak perikatan pembebasan hutang” Saksi ahli menjawab pertanyaan tim kuasa hukum terdakwa yang diketuai, Ismed Al Fayet.

Dalam pasal 263 ayat (1) KUHP disebutkan bahwa terdakwa melakukan pemalsuan surat keterangan kehilangan palsu dengan tujuan untuk pelunasan hutang. Surat keterangan palsu yang diterbitkan kepolisian atas kehilangan dua cek/bilyet dari Bank BNI yang diberikan kepada saksi korban atas pembayaraan sebuah Truk Head Hino senilai Rp 510.000.000.

Setelah mendapatkan surat pernyataan kehilangan dua cek/bilyet itu pihak Bank BNI memblokir dua cek tersebut. Alhasil, saksi korban tak bisa mencairkan kedua cek yang diberikan oleh terdakwa atas pembayaran sebuah Truk Head Hino.

Tak hanya itu, dalam persidangan kasus pemalsuan surat dan penipuan yang menjerat warga Jalan Wetan Mulya 18 Surabaya, keterangan saksi ahli justru memperkuat isi dakwaan yang tertuang pada pasal 263 ayat (1) KUHP.

“Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam jika pemakaian tersebutdapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan PMH Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., Dua Kali Tidak Dihadiri Tergugat

Surabaya.warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Diduga Anggaran Apbd Dimanfaatkan Kampanye ERJI Bukan Covid-19

Surabaya,warnakota.com  Komisi A DPRD Surabaya menengarai dana kelurahan dimanfaatkan Pemkot...

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...
- Advertisement -

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you