Nasional Desa Butuh Pendamping Desa yang berkualitas

Desa Butuh Pendamping Desa yang berkualitas

-

- Advertisment -

 

 

Lamongan,warnakota.com

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diminta mengevaluasi kinerja pendamping Desa. Pasalnya, selama ini banyak keluhan dari masyarakat yang menyebutkan para pendamping Desa tidak mampu memberdayakan masyarakat Desa.

“Banyak Masyarakat dalam hal ini kepala Desa, Pengurus karangtaruna/ pemuda, pengurus LPM maupun BPD  menyampaikan kerja mereka tidak sesuai dengan kebutuhan. Mirip tenaga survei atau pengumpul data,” ujar direktur Lembaga kajian Desa Nur Rozuki kepada warnakota.com, Senin (11/9/2017).

Tak hanya mengkritisi kualitas pendamping Desa, Nur Rozuki yang akrab di panggil Rozuki, juga menilai para pendamping Desa gagal membuktikan bahwa mereka bisa membangun Desa. Karenanya, Rozuki meminta pemerintah segera melakukan perbaikan kualitas pendamping Desa. Bila tak diperbaiki, keberadaan mereka justru menghambat cita-cita pemerintah membangun dari Desa.

Senada dengan Rozuki, Salah satu warga di kabupaten Lamongan yang gak Mau di sebutkan Namanya, juga mengamini rendahnya kualitas pendamping Desa. Dia mengatakan, banyak aspirasi yang mendorong agar peran pendamping diperkuat salah satunya dengan memperbaiki pola rekrutmen.

“Dari instansi agar ada peningkatan kualitas pendamping, supaya tidak merepotkan. Jadi betul-betul jadi pendamping,” katanya. Lanjut dia mengatakan, pendamping Desa tugasnya mendampingi masyarakat, bukan justru “menempel” ke kepala Desa. Untuk peningkatan kualitas pendamping Desa, maka dianggap perlu evaluasi proses rekrutmen. Kami ibaratkan PD,PLD tak ubahnya kayak stempel komite sekolah,” sebagai penasehat Kepada Desa. Saat ini para Pendamping Desa sedang proses seleksi, waspadai bersama praktisi KKN, sebab informasi dari beberapa daerah banyak terjadi praktisi KKN nya. Pendamping Desa yang di butuhkan oleh Desa itu setidaknya dalam satu kecamatan itu nanti di antara mereka harus memiliki kompetensi beragam, antara lain : kompetensi bidang Akuntansi, Kompetensi bidang Teknis Sipil, kompetensi bidang hukum tata negara, kompetensi bidang perencanaan pembangunan, kompetensi bidang tata Administrasi, lima komponen itulah yang dibutuhkan oleh Aparatur Desa, jika rekrutmen nya ngawur. Maka jangan berharap banyak program ini berhasil.* Dra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you