Kesehatan Dava, Bocah SD penderita kelainan usus tegar jalani kehidupan

Dava, Bocah SD penderita kelainan usus tegar jalani kehidupan

-

- Advertisment -

Sidoarjo ,warnakota.com

Dava (12 tahun), bocah SD di Sidoarjo yang menderita “Omphalocele” (Kelainan usus sejak lahir) hingga perutnya terbuka, pada awalnya di prediksi oleh dokter ketika operasi 2007 lalu hanya bertahan hidup sampai berusia 3-7 bulan saja pasca operasi. Namun Tuhan berkata lain, bahkan hingga kini Dava masih bisa beraktifitas pergi ke sekolah secara normal, serta bermain layaknya anak seusianya.

 

Sang Ayah, Andi ketika di temui di rumah kosnya yang terletak di Jl. KAV Swadaya, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, mengatakan jika dirinya bersama istrinya tabah dalam merawat Dava, serta menyatakan ikhlas menjalaninya semata-mata hanya karena Tuhan.

 

“Semua karena ijin dari Allah, saya ikhlas merawat anak saya. Setelah Dava operasi, dari tahun 2007 saya tidak membawanya ke medis, saya rawat sendiri karena kata dokter umurnya hanya 3 sampai 7 bulan setelah operasi,” ungkapnya dengan hati tegar.

 

Selain itu Andi menambahkan jika aktifitas keseharian anaknya seperti pada anak lain seusianya, bahkan ketika pelajaran olahraga pun Dava mengikutinya, namun dia tidak sampai melakukan aktivitas olahraga yang berat.

 

“Di sekolah ya ikut pelajaran olahraga, tapi tidak sampai terlalu berat, saya ngomong ke gurunya jangan terlalu berat-berat olahraganya, guru mengetahui hanya sebatas Dava baru melakukan operasi saja. Selain itu kata dokter juga mengatakan aktifitas jangan terlalu berat-berat,” tuturnya.

 

Sementara itu pasca viralnya Dava di berbagai media sosial, akhirnya menarik rasa simpati dari berbagai kalangan, bahkan mulai dari anggota DPR RI, Dinsos Kab. Sidoarjo, Dinkes Kab. Sidoarjo, DPRD Madiun, BPJS Watch, Puskesmas Sukodono, Baznas Kelopo Sepuluh, Rumah Sakit Rahman Rochim hingga para Relawan langsung menemuinya untuk memberi bantuan pelayanan medis yang layak.

 

“Saya berharap anak saya segera pulih dan perutnya menutup normal seperti saya dan seperti orang-orang pada umumnya,” jelasnya penuh harap.

 

Untuk diketahui, ayah Dava, Andi berprofesi sebagai driver taxi online yang harus setor Rp. 150 ribu/hari. Dengan penghasilan bersih hanya Rp. 50 -100 ribu per hari, dia harus menghidupi istri dan ketiga anaknya. Belum lagi kondisi anak pertamanya Dava, yang butuh biaya untuk pengobatan.

 

Bahkan pernah suatu hari, belum lama ini kedua anaknya minta makan soto, di tambah si bungsu yang ingin minum air gula, sedangkan di tangan Bapak dari tiga anak ini saat itu hanya memegang uang Rp. 10 ribu saja. Lantas dirinya berinisiatif untuk membeli 2 bungkus mie instant rasa soto, lalu sisa uangnya untuk beli gula. Akhirnya, kedua anaknya bisa makan soto (meskipun hanya mie instant rasa soto) dan minum air gula (pengganti susu). *adpt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Gugatan PMH Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., Dua Kali Tidak Dihadiri Tergugat

Surabaya.warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Diduga Anggaran Apbd Dimanfaatkan Kampanye ERJI Bukan Covid-19

Surabaya,warnakota.com  Komisi A DPRD Surabaya menengarai dana kelurahan dimanfaatkan Pemkot...

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...
- Advertisement -

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you