Hukum Dakwaan Jaksa Kabur Dianggap Salah Ketik

Dakwaan Jaksa Kabur Dianggap Salah Ketik

-

- Advertisment -

 

 

Surabaya,Warbakota.com

Jaksa penuntut umum (JPU) I Putu Sudarsana dari kejaksaan tinggi (Kejati) Jawa Timur, terlihat bingung saat kuasa hukum Tri Purwanto membacakan Pledoi terdakwa dalam sidang lanjutan perkara peredaran narkoba yang dilakukan oleh Riska Soeilistina dan Moch. Isryadul Ibad. Kamis (2/08/2018).

 

 

Dalam pledoinya, kuasa hukum terdakwa menuding tuntutan JPU terbilang kabur. Hal ini dibuktikan dengan adanya isi surat tuntutan dengan no reg. perkara : PDM-393/Euh.2/03/2018 yang menyebutkan bahwa terdapat empat terdakwa. Padahal terdakwa dalam kasus ini berjumlah 2 orang.

 

Sedangkan barang bukti yang disebutkan dalam surat tuntutan adalah pil extacy (inex), akan tetapi fakta menunjukkan bahwa barang bukti yang ditunjukkan berupa sabu-sabu. Dengan kaburnya surat tuntutan JPU ini, kuasa hukum terdakwa meminta kepada majelis hakim yang diketuai Pesta PH Sitorus SH., M.Hum. untuk membebaskan terdakwa dari segala tuntutan.

 

“ Berdasarkan surat tuntutan saudara jaksa ini, kami sebagai kuasa hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim yang mulia,  untuk membebaskan terdakwa karena tunutan jaksa penuntut umum ini kabur,” ucap Tri Purwanto.

 

Saat mencoba dikonfirmasi oleh awak media, jaksa Putu terlihat tergesa-gesa dan menjawab seperlunya dengan mengatakan bahwa dirinya salah ketik. “ Kurang lebih nomer serta tanggal sudah lengkap semua, cuma salah ketik tok,” tukas Putu sambil berlalu.

 

Lebih lanjut Putu membantah bahwa didalam surat tuntutan tidak ada empat terdakwa, atas dakwaan dari sabu nenjadi inek merupahkan salah jetik nanti akan saya jawab di replik ,namun setelah ditunjukkan nama dua terdakwa lagi yang tercantum dalam surat tuntutan dirinya kaget dan janji akan memeriksa surat tuntutan dan memberikan konfirmasi.

 

Billy salah seorang tim kuasa hukum terdakwa, usai persidangan menyampaikan bahwa menurutnya saat ini Kejati  Jatim mengalami kemunduran karena jaksa membuat surat tuntutan dengan asal-asalan.

 

“ Kalau menurut kami apa yang sudah menjadi fakta di persidangan tidak bisa terus dijadikan salah ketik, karena itu sudah menjadi bukti yang sah. Dia (jaksa) sudah berani memberikan tuntutan yang menyatakkan bahwa barang tersebut adalah inek bukan sabu. Dan juga perlu di catat dalam surat tuntutan terdapat empat terdakwa, padahal terdakwa ada dua. Itu bukan salah ketik itu sudah menjadi alat bukti sah di persidangan.” pungkas Billy.

 

 

Tetapi tidak hanya perkara ini yabg di anggap salah ketik tetapi dalam perkara lain oknum jaksa mesti beralibih salah ketik.*rhy

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you