Hukum Bim Sala Bim,Barang Bukti Hilang,Hakim Bingung

Bim Sala Bim,Barang Bukti Hilang,Hakim Bingung

-

- Advertisment -

 

 

 

Surabaya,warnakota.com

Sariaseh korban pencurian dompet yang dilakukan terdakwa Deny Handoyo bin Bambang Joko Mulyono, bingung saat mendapati dua STNK motornya raib. Tak hanya korban, majelis hakim pun juga bingung atas peristiwa ini.

Raibnya barang bukti itu terungkap saat ketua majelis hakim Dede Suryaman membacakan surat penetapan penyitaan barang bukti yang terlampir di berkas perkara.

“Yang disita disini, satu STNK motor Yamaha atas nama Pipin,” ujar hakim Dedi diruang sidang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (25/07).

Usai membacakan surat tersebut, hakim Dede kemudian memerintahkan agar jaksa penuntut umum Deddy Arisandi menunjukkan barang bukti STNK tersebut. Namun setelah dicari, jaksa Deddy ternyata tak bisa menunjukkan barang bukti STNK itu.

Tak puas sampai disitu, jaksa Deddy juga membolak-balikkan isi tas dan kardus yang digunakannya untuk menyimpan barang bukti. Namun tetap saja, STNK atas nama Pipin tidak ditemukan alias raib.

“Kalau motornya ada majelis,” katanya kepada hakim Dede.

Hakim Dede kemudian bertanya kepada saksi soal STNK miliknya yang hilang.

“STNK saya dua, STNK Beat dan Vario. Dua-duanya atas nama saya semua,” kata saksi Sariaseh kepada hakim Dede.

Hakim Dede pun bingung karena barang bukti STNK yang disita jaksa Deddy ternyata berbeda dengan STNK milik saksi Sariaseh.

“Lha terus STNK atas nama Pipin ini milik siapa?” kata hakim Dede bingung.

Kepada saksi Sariaseh, hakim Dede lantas menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa memberi kepastian hukum atas dua STNK miliknya.

“Begini ibu kami tidak bisa memberi kepastian hukum atas dua STNK milik ibu. Karena di surat penyitaan ternyata barang bukti yang disita tidak sesuai dengan dua STNK milik ibu,” terang hakim Dede kepada saksi Sariaseh.

Saksi Sariaseh pun lantas mengeluh atas hilangnya dua STNK miliknya tersebut.

“Terus bagaimana? Kembalikan STNK saja, itu tok ae lho (itu saja) pak. Kalau yang lainnya gampang,” keluh saksi yang berprofesi sebagai guru ini kepada hakim Dede.

Terdakwa Deny Handoyo bin Bambang Joko Mulyanto ditangkap polisi berdasarkan kamera pantau CCTV.

Dia ditangkap, setelah mencuri dompet warna pink milik saksi Sariaseh guru SD Kyai Rodliyah Jalan Sendang Bulu RT/RW 04/05 Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Surabaya dan milik saksi Lailatul Hidayah guru MTS Hasyim Asyari Jalan Balongsari Tama 3B/22 Kelurahan Balongsari Kecamatan Tandes Surabaya.

Dompet pink milik saksi Sariaseh berisi 2 lembar STNK sepeda motor Vario dan sepeda motor Honda Beat, 1 lembar ATM BNI, 1 lembar ATM Bank Jatim, 4 lembar Kartu BPJS, 1 lembar KTP, 1 lembar kartu kartu NPWP, beberapa kartu member dan uang tunai Rp. 200.000. Sedangkan saksi Lailatul Hidayah kehilangan uang Rp. 2.500.000, 1 lembar KTP, 1 lembar STNK Honda Beat, 1 lembar NPWP dan Kartu ATM BNI. *Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Peredaran Narkotika Antar Kabupaten Di Vonis 6 Tahun Penjara Dan Denda 1 Milliar Subsider 1 Bulan Penjara

Surabaya, warnakota.comMajelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 6 tahun ,denda 1 Milliar...

Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

Jakarta, warnakota.com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan peluncuran 15...

Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda

Jakarta, warnakota.com -Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram...

Forkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan BaikForkopimda Jatim Pastikan Vaksinasi di Sampang Berjalan Baik

Surabaya , warnskota.com Forkopimda Jawa Timur pastikan vaksinasi di kabupaten...
- Advertisement -

Selesai Kegiatan Semua Petugas Wajib Jalani Swab

Surabaya,warnakota.com Beragam sudut pandang masyarakat, mengenai penyekatan dan pemeriksaan swab...

Dukungan Masyarakat untuk Petugas yang Berjuang Melawan Covid-19

Surabaya,warnakota.com Ucapan selamat dan dukungan untuk TNI-Polri dan petugas yang melakukan pemeriksaan kesehatan, di...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you