Umum Ayah Kandungku Bejat Dan Biadab Cabuli Aku Hingga...

Ayah Kandungku Bejat Dan Biadab Cabuli Aku Hingga Aku Melahirkan

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Kisah seorang ayah yang bejat dan biadab tega memperkosa anak kandungnya yang masih gadis.

Hal ini terjadi pada Gadis yang malang Inisial  SA di cabuli Ayah kadungnya berkali kali hingga melahirkan anak.

Sidang perkara pencabulan anak kandung sendiri yang mendudukan terdakwa Supriadi Bin Mathnur ( 45 ) tahun Warga Jalan Petemon 4 / 162 f Surabaya.

Terdakwa merupakan ayah yang bejat ,biadab dan tidak manusiawi hanya bisa tertunduk malu saat Jaksa Penuntut Umum fathol dari Kejari Surabaya melayangkan Tuntutannya 14 tahundenda Rp 10 juta subsider 5 bulan penjara , menurut JPU Fathol dalam tuntutanya 

Menyatakan terdakwa dinyatakan secara sah dan terbukti bersalah melakukan tindak pidana ” melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan denganya atau dengan orang lain yang dilakukan orang tua ,wali, pengasuh anak pendidik atau tenaga kependidikan,  sebagaimana diatur dan diancam pidana  pasal 81 ayat ( 3 ) Undang Undang RI nomer 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 Tentang perlindungan anak.

Tuntutan JPU ini sudah maksimal. Dari bukti dan keterangan saksi maupun korban,  tidak ada yang meringankan terdakwa,” ungkapnya.

Sedangkan pertimbangan yang memberatkan terdakwa, kata Fathol yaitu perbuatan terdakwa yang menimbulkan penderitaan serta trauma, terlebih korbannya adalah anak kandungnya sendiri.

Dari fakta persidangan, terdakwa sudah melakukan perbuatan itu sejak tahun 2015 sampai Juli 2018, atau sejak korban masih berusia 17 tahun.

Diketahui perbuatan Nafsuh bejat ini terjadi pada bulan Oktober 2018  pada saat itu istri korban Inisial LS sedang sakit dan Opname di Runah sakit.

Sedangkan terdakwa dan inisial SA hanya tinggal berdua  di rumah  kost.perbuatan nafsu bejatnya pertama kali korban Inisial SA masih bisa berontak namun apa boleh buat tenaga  perempuan .

Tak hanya  satu kali perbuatan terdakwa dilakukan terhadap anaknya namun perbuatan tersebut berkali kali terkadang sang ayah melakukan dengan sadar terkadang dengan Mabuk.

Mulai tahun 2015 hingga 2018 perbuatan bejat sang ayah terhadap anak kandungnya sehingga  Inisial SA melahirkan anak .

Berdasarkan hasil visum Et Repertum no Ver /372/VII/kes ,3/2019 dengan kesimpulan : 1.Tidak ada tanda tanda kekerasan Fisik.

2. Ditemukan gambaran alat kelamin wanita sudah pernah bersetubuh dan relative baru melahirkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sidang Narkoba Pembelaan Kuasa Hukum Tidak Sependapat Dengan Tuntutan Jaksa

Surabaya,warnakota.comSidang penyala gunaan Narkoba yang disidangkan ketua Majelis Hakim Cantik Ni Putu Purnami SH,MH di Ruang Candra...

Gugatan Keabsahan Wasiat Semakin Memanas King Finder dan Harijana Saling Lapor

Surabaya,warnakota.com  Perseteruan antara King Finder Wong dengan Harijana terkait harta...

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...
- Advertisement -

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Must read

Sidang Narkoba Pembelaan Kuasa Hukum Tidak Sependapat Dengan Tuntutan Jaksa

Surabaya,warnakota.comSidang penyala gunaan Narkoba yang disidangkan ketua...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you