Hukum Audit BPKP Merupakan Nyawa Dari Perkara YKP

Audit BPKP Merupakan Nyawa Dari Perkara YKP

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Pengembangan Kasus perkara Yayasan Kas Pembangunan ( YKP ) sampai sekarang masih dalam penyidikan Kejaksaan Tinggi Surabaya. Bahkan Penyidikan Kejaksaan Tinggi Surabaya Mengacu pada Pihak Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Tingkat Propinsi . Saat di konfirmasi Wartawan Didik Farkhan Alisyahdi SH Mh.Mengatakan , ” Penyidikan YKP tetap di teruskan sampai saat ini. Hari ini kita masih meneriksa ahli .dari keuangan yaitu siswoto. Dan datang lagi dari BPKP untuk mengaudit. Soalnya kita masih menunggu audit .

Dari hasil audit inilah perbuatan masing masing pengurus.kita akan tahu masing masing pengurus mengambil uang berapa. Kalau masalah pengembalian kan soal lain , masih ada etika baik dan Mengapreasikan atas pengembalian aset dan mengundurkan diri . Terakhir Kemaren kita periksa dari Marketing YKP. Mengenai inspektorat keuangan walikota.itu nanti . Kalau Dulu Pihak Inspektora Internnya sedanhkan sejak tahun 2001 sudah tidak lagi. Setelah di kembalikan baru pihak inspektorat akan di beritahu.Sedangkan yang mengundurkan diri bu wali sudah membuatkan surat tugas dan belum di notariskan. Terkait Pencekalan dan pemblokiran masih tetap jalan.Yang penting ada etikat baik secara keseluruan tim audit Bpkp berupa aset YKP tinggal berapa.kita lihat selama menjabat apakah ada keuangan .maka audit lah nyawanya, Tutur Didik Farkhan selaku Aspidsus kepada wartawan.

Hal yang sama di ungkapkan Sunarta Selaku kepala Kejaksaan Tinggi JawaTimur bahwa auditor dari BPKP Jatim ini mengaudit semua mulai dari awal. “Kami fair, mereka ( YKP ) menyerahkan dan kami melakukan audit,” jelasnya . untuk mengisi kekosongan pengurus YKP setelah pengunduran diri dan penyerahan aset, pemkot kemarin sudah menunjuk pengawas, pembina, dan pengurus di depan notaris. “Mereka (YKP) mengakui itu bagian dari pemkot. Ada pernyataan di atas segel dan juga pengunduran diri pengurus,” jelas Sunarta. Disinggung apakah setelah pengembalian aset, proses perkara pidana tetap berlanjut, Sunarta menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji dari sisi hukum dan melihat hasil audit BPKP. “Kami kaji dari sisi hukumnya, artinya setelah hasil BPKP lengkap, kita kaji, karena pelaku-palaku utamanya sudah tidak ada, dan kerugian negara berupa aset sudah recovery. Kami akan lihat, selama menjabat apakah ada penyelewengan keuangan, mengambil keuntungan ,” Tutur Sunatra kepada wartawan .*rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/ PN.SbyPMH perkara keabsahan warisan Aprilia Okadjaja kembali di gelar di...

IKA Stikosa AWS, Gusdurian dan INTI Surabaya Bagikan 200 Menu Buka Puasa

Surabaya ,warnakota.com Banyak cara dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan...

Korem Baladhika Jaya Berkomitmen Bangun Generasi Berakhlak Mulia

        Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya berkomitmen untuk mencetak generasi...

Pemohon Renvoi Prosedur Dan Termohon Renvoi Prosedur Ajukan Argumentasi Hukum 

  Surabaya , warnakota.com Sidang lanjutan gugatan Renvoi Prosedur yang dimohonkan Cindro...
- Advertisement -

Keterangan Ahli Menguntungkan Bagi Pengugat , Pemberi Wasiat Bebas Nemberikan Wasiat Kepada Siapapun

Surabaya,warnakota.com Sidang Sengketa waris antara Harijana dan King Finder Wong...

Saya Tidak Pernah Bercerai Dengan Aprilia Okadjaja, Harijana Itu Cucu Keponakan 

Surabaya, warnakota.com Cerita keluarga bahagia dan harmonis meski sudah 28 tahun...

Must read

Sebagai wakil Tuhan Dimuka Bumi Harus Lebih Jeli Dalam Menilai Perkara Gugatan Wasiat

Surabaya, warnakota.comSidang gugatan perdata nomer perkara: 1127/Pdt.G/2020/...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you