Hukum Aset Agus Setiawan Jong Di Pantau Oleh Kejari Tanjung...

Aset Agus Setiawan Jong Di Pantau Oleh Kejari Tanjung Perak

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Beberapa Asset milik Agus Setiawan Jong diam-diam telah dipantau oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya. Hal itu diungkap oleh Kajari Tanjung Perak Rachmat Supriady. Pihaknya mengaku mengetahui adanya beberapa asset milik Agus Jong yang telah dipindah tangankan kepada orang lain. “Agus Jong itu rata rata asetnya ini sudah punya orang semua dia, ada tanahnya sudah dijual ke orang lain, dan itu perolehannya jauh sebelum proyek ini”Kata Rachmat, di Gedung Kejari Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (4/9).

Terkait pengembalian kerugian negara sebesar Rp. 4,9 Miliar yang dibebankan kepada Agus Jong melalui putusan Pengadilan, Rachmat menegaskan, pihak kejaksaan sudah siap memaksimalkan isi amar putusan itu apa bila telah memiliki kekuatan hukum tetap atau Inkrah. “Makanya kami (akan) maksimalkan pengembaliannya ini”kata dia. Agus Jong merupakan penyuplai barang-barang hibah yang dimohonkan oleh ratusan Lembaga RT dan RW kepada Pemkot Surabaya.

Adapun barang yang disuplai oleh Agus Jong berupa Terop, Meja, Kursi dan Sound Syistem yang nilainya mencapai belasan miliar. Setelah dilakukan investigasi oleh petugas BPK, ditemukan adanya kerugian negara mencapai Rp. 4,9 Miliar. Agus Setiawan Jong kemudian dijatuhi hukuman 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Surabaya pada Rabu (31/7) lalu.

Majelis hakim pimpinan Rochmad menyatakan, Agus terbukti bersalah melanggar ketentuan dalam pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 UU Tipikor, Juncto Pasal 55 KUHP. Selain hukuman badan, majelis hakim juga menjatuhkan sanksi hukuman denda sebesar Rp. 200 juta atau diganti hukuman kurungan selama 6 bulan apa bila tidak mampu membayar denda yang disebutkan. Agus Jong dalam putusan juga disanksi untuk mengganti kerugian negara sebesar Rp. 4,9 Miliar atau diganti dengan harta benda miliknya yang nilainya setara.

JPU dalam hal ini ditunjuk sebagai pihak yang akan melakukan eksekusi apa bila putusan itu telah memiliki kekuatan hukum tetap. “Dalam hal tidak mempunyai harta benda untuk membayar uang pengganti maka di Pidana dengan hukuman penjara selama 2 tahun,”Kata Rochmad kala itu.

Keputusan hakim tersebut dapat dijalankan dalam tempo satu bulan apabila telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkchraht. Dalam artian apa bila Agus Jong tidak melakukan upaya hukum lebih tinggi dari keputusan ditinggkat pertama.* rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Rumah Janda Dilalap Si Jago Merah

Surabaya,warnakota.comPeristiwa kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Mbulak Banteng Sekolahan RT 03, RW 01 , pukul 21 :10...
- Advertisement -

Terdakwa David Memohon Untuk Dihadirkan Ke Persidangan

Surabaya ,warnakota.comSidang perkara Penipuan dan atau Penggelapan yang mendudukan terdakwa David Handoko, kembali...

Ahli Waris Kamiso Akhirnya Bernafas Lega Dari Belenggu Mafia Tanah

Surabaya,warnakota.comSelama Puluhan tahun berjuang menjadi korban Mafia tanah Aprilia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you