Hukum Akta Notaris Sugiharto Diduga Kuat Penuh Rekayasa

Akta Notaris Sugiharto Diduga Kuat Penuh Rekayasa

-

- Advertisment -

Menampilkan notaris sugiarto.jpg

Surabaya (warnakota)

Berawal dari pembelian doser yang dilakukan oleh Soejono Candra dan Yen Jet Ha kepada pihak Soekoyo dengan kesepakatan harga Rp. 350.000.000,00 dan dari kesepakan harga tersebut ada tambahan bunga sekaligus biaya lain – lain yang totalnya menjadi Rp. 660.125.000,00 dan dibayar secara mengangsur.

 

Selanjutnya Soejono Candra dan Yen Jet Ha yang merupakan suami istri menghadap kepada Notaris Sugiharto yang ber alamat Jl. Bubutan No. 117A untuk membuat surat penyataan utang.

 

Namun sungguh nekat dan patut diduga kuat adanya penuh rekayasa apa yang telah dilakukan oleh Notaris Sugiharto, dimana tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki Soejono Candra dan Yen Jet Ha dalam pembuatan akta Pernyataan hutang, tiba – tiba muncul akta Penyataan Jual Beli No. 9 antara Soejono Candra bersama Yen Jet Ha yang merupakan suami istri.

 

Akta tersebut dibuat pada tanggal 30 November 2006 dan baru ditantanda tangani pada tanggal 28 Oktober 2016. Adapun diantara isi dalam akta tersebut menyebutkan “Para penghadap (Soejono Candra dan Yen Jet Ha) mengaku benar telah menjual tanah berikut bangunan rumah miliknya kepada Tuan Soekoyo oleh karena telah menerima uang tunai/hasil penjualan tanah berikut rumah tersebut diatas dari Tuan Soekoyo sebesar Rp. 660.125.000,00, dengan demikian antara para Penghadap Tuan Soejono Candra dahulu bernama Tjan Tjin Sing, Nyonya Yet Jen Ha dan Tuan Soekoyo sudah mengadakan penyelesaian pemberesan”.

“Saya tidak pernah menjual rumah saya ke pak Soekoyo, saya disini cuma beli doser” terang Yet Jen Ha kepada awak media ini.

 

“Saya juga gak pernah nerima uang dari pak Soekoyo sebesar Rp. 660.125.000,00 dan uang 25 juta untuk biaya pengosongan, sejumlah uang itu semua untuk pembayaran saya dalam membeli doser bukan membayar rumah saya” tambahnya

 

Saat dikonfirmasi dikantor Notaris Sugiharto, terkait akta yang dikeluarkannya .hanya di temui stafnya itupun salah satu stafnya hanya bisa menjawab,” bapak gak ada , dan saya gak berani berstetmen terkait akta tersebut” untuk nomer kontaknya saya gak tahu ,saya hanya punya nomer fleksinya saja, terang salah satu karyawan kepada awak media ini,pada Jum’at, 17 Februari 2017.

Dari apa yang telah diperbuat oleh Notaris Sugiharto dengan mengeluarkan akta yang diluar keinginan para pemohon, sudah keluar dari koridor hukum kenotariatan, dimana akta yang dibuat baru ditantangi setelah 10 (sepuluh) tahun kemudian.*RHY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you