Umum Aksi Demo Jurnalis  Tolak Kekerasan Pada Wartawan Tempo 

Aksi Demo Jurnalis  Tolak Kekerasan Pada Wartawan Tempo 

-

- Advertisment -


Surabaya,warnakota.com

Puluhan wartawan se-Surabaya tergabung dari IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Wartawan Hukum Surabaya (Wankum) melakukan aksi solidaritas di depan Gedung Grahadi (Taman Apsari Depan Patung Gubernur Suryo) Surabaya, Senin (29/3/2021) siang.

Dalam aksinya, mereka mengecam atas tindakan kekerasan oknum terhadap Nurhadi (33) wartawan Tempo, saat melakukan rangkaian peliputan dan investigasi terkait korupsi, di Surabaya.

Lukman Rozaq, ketua IJTI Korda Surabaya menyesalkan dan mengecam keras tindakan kekerasan oknum aparat dan intimidasi yang dialami oleh Nurhadi, selaku wartawan tempo.
“Aksi solidaritas ini dilakukan oleh seluruh jurnalis di Surabaya, baik media cetak, elektronik, maupun televisi,” terang Lukman Rozaq.

Menurut Lukman, tindakan kekerasan tersebut sangat memprihatinkan terhadap pencari berita. Dan itu juga tidak dibenarkan dan melanggar Undang-Undang Pers Pasal 40 tahun 1999.

“Dalam pasal ini jelas, jurnalis yang melakukan peliputan di lindungan UU,” tambahnya.
Dalam pasal ini dijelaskan, bagi siapapun melakukan kekerasan, penghadangan, intimidasi dan merusak alat peliputan jurnalis, ancaman hukumnya adalah pidana.

“Sudah dijelaskan didalam UU No 40 Tahun 1999, ancamannya pidana. Kami meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus ini. Agar aparat penegak hukum ke depan bisa bersikap bijak dan memahami tugas-tugas jurnalis di lapangan. Agar tragedi kekerasan kepada jurnalis tidak terulang kembali,” Pungkasnya.

Sementara, Ketua Pokja Wartawan Hukum (Wankum) Surabaya, Uciek melalui sekretarisnya Amri pihaknya akan mengawal kasus tersebut sampai di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

“Adili sesuai hukum yang berlaku, jangan sampai kasus ini berhenti di Polda Jatim, dan berujung damai, tanpa ada kelanjutan, seperti kasus-kasus sebelumnya,” ujar Amri, dilokasi aksi

Amri juga menegaskan, ia dan rekan-rekannya diwankum akan terus mengawal kasus yang menimpa rekan seprofesi mereka.

“Kami bukan tidak ingin adanya perdamaian, tapi kami berharap jika nantinya berujung damai, tapi proses hukum harus berjalan terus. Supaya hal seperti ini tidak terulang kembali. kami tunggu di meja hijau, akan kami kawal terus kasus ini sampai di pengadilan,” tegasnya.

Diketahui, Nurhadi, wartawan majalah Tempo mengalami penganiayaan oleh oknum aparat, saat hendak hendak meminta stement konfirmasi kepada Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji, yang telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka karena diduga menerima suap.

Nurhadi didampingi oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, KontraS Surabaya, LBH Lentera, LBH Pers dan LBH Surabaya, telah melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Mapolda Jawa Timur, dengan nomor laporan LP-B/176/III/RES.1.6/2021/UM/SPKT Polda Jatim. Dengan terlapor bernama Purwanto, yang diduga adalah anggota Polda Jatim.

Terlapor nanti dilaporkan dengan Pasal 170 dan atau Pasal 351 dan atau Pasal 335 KUHP, serta pasal 18 UU 40 Tahun 1999 tentang Pers.* red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi (pencinta sejenis) hingga lebam, kedua terdakwa lesbi yaitu Reni Puspitasari...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada di dalam Dinas koperasi Perwali nomor 78 tahun 2016 yang...

Wooo,,,Baru Tahu Kalau Rumah YKP  Harus Diberikan Kepada Masyarakat 

Surabaya,warnakota.com Pengurus baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Ketua...

Terdakwa  Venansius Diduga Kebal Hukum Akhirnya Ditahan Oleh Kejaksaan Negeri Surabaya

Surabaya, warnakota.comSurabaya,Terdakwa  Venansius Niek Widodo dikabarkan kembali ditahan atas kasus penipuan dan penggelapan,...
- Advertisement -

Hakim Cantik Manjakan Residivis Penipuan dan Penggelapan terdakwa Venansius tidak ditahan

Surabaya, warnakota.com  Sidang Terbuka terkait  perkara dugaan penipuan 63 milliar...

Sidang Keabsahan Wasiat Terkait Harta Peninggalan, Aprilia Okadjaja

Surabaya,warnakota.comPengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang perebutan harta peninggalan dari (Alm) Aprilia Okadjaja antara King Finder...

Must read

Lesbi Tawuran DiVonis Dua Bulan 

Surabaya,warnakota.com Pukul sesama lesbi...

Diduga Sentra Kuliner Urip Sumorjo Dibuat Ajang Pungli Langgar Perwali nomor 78 Tahun 2016

Surabaya ,warnakota.comDiduga pelanggaran terhadap aturan yang ada...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you