Hukum Agenda Pledoi , Memohon Hakim Terdakwa Dibebaskan

Agenda Pledoi , Memohon Hakim Terdakwa Dibebaskan

-

- Advertisment -

Surabaya,Warnakota.com

Dojo Lukito Susanto Alias Oei Tjie Hwa warga Praban Kulon III, Surabaya, terdakwa kasus penganiayaan terhadap Ima Sriwulan Susanto menjalani sidang. Selasa (15 Mei 2018 )

 

Sidang kali ini beragendahkan pembacaan Pledoi atau Pembelaan yang di bacahkan oleh kuasa hkum terdakwa yaitu Amin SH,Tim

Dalam Pledoi Terdakwa bertangung jawab untuk pembiayaan Rumah sakit Siloan.menginggat korban punya sakit Asma.

Sedangkan terdakwa  sudah meminta maaf di depan persidangan di hadapan orabgtuanya.

Hasil visum yang di periksa oleh dr Haris.yang se akan akan di besar besarkan oleh pihak korban.

Dakwaan terdakwa tidak sesuai dengan fakta hukum mengingat terdakwa tidak bersalah.

Dalam pledoi memohon agar hakim lebih bijaksana agar  terdakwa di putus bebas.

Namun dalam sidang hakim sempat emosi karena adik kandung terdakwa sepertnya tidak mematuhi aturan sidang seperti menyepelehkan aturan sidang.

Hakim memberikan kesempatan berbicara ,menurut terdakwa memohon meringankan hukuman.

Menurut hakim Maxi.dalam menanggani persidangan ini sudah berpengalaman dan mana yang bohong atau tidak kita tahu.jelas ,hakim Maxi

 

Dalam penjelasan JPU tersebut, terdakwa telah bersalah dikarenakan telah terbukti melakukan penganiayaan terhadap Ima Sriwulan Susanto pada Rabu 4 Oktober 2017 tahun lalu. Sebelumnya terdakwa datang kerumah Ima Sriwulan Susanto bermaksud ingin mengambil orang tua terdakwa, akan tetapi korban Ima tidak memperbolehkanya. Saat itu korban dianiaya dan dipukul beberapa kali dengan genggaman tangan kiri dan kanan yang diarahkan ke wajah korban.

 

“Akibatnya korban mengalami luka dan memar di bagian kelopak mata kiri, tulang pipi kiri. Dan, korban pun mengalami trauma mendalam atas kejadian yang dialaminya tersebut” ujarnya.

 

Luka dan trauma mendalam tersebut diketahui setelah adanya surat Visum Et Repertem No. Ver/01/X/2017 Tertanggal 6 Oktober 2017 yang di tanda tangani oleh Dr. Ananda Haris dari Sp. Bs dari RS. Mitra Keluarga Kenjeran Surabaya.

 

Menanggapi tuntutan JPU, terdakwa melalui kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan yang akan di bacakan pada sidang mendatang. * rhy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto Sampai saat ini Di ombang ambingkan oleh aparat...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan Ir.Suhartati Messakh  Patty  mencari keadilan di muka bumi., namun keadilan...

Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara Advokat Belly V.S. Daniel Karamoy, dan kliennya Thie Butje Sutedja

Surabaya .warnakota.com Sidang Gugatan Perlawanan Hukum antara  pengacara (advokat) Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H.,...

Ketua DKD Peradi Jatim Pieter Talaway dan Advokat Masbuhin Saling Membenarkan Argumentasinya Masing Masing

Surabaya. Warnakota.com Rupaya berita panas terkait  Mantan...
- Advertisement -

Tidak Konsisten PN Surabaya Terkait Perkara Eksekusi

Surabaya,warnakota.com  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan tidak tegas soal pelaksanaan eksekusi lahan di Jalan...

Jaksa Perak, Eksekusi Buronan Kasus Kepabeanan Sempat Sembunyi

Surabaya,warnakota.com Pelarian Hasan Nur Effendi selama 5 tahun sejak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung...

Must read

Oknum jaksa Mangkrakan Perkara Berkas P21 menjadi P19

Surabaya. Warnakota.com Kepastian hukum dan...

Sudah 6 tahun lebih Suhartati Mencari Keadilan Atas Eksekusi Rumahnya

Surabaya. Warnakota.comSudah 6 tahun lebih Jeki Messakh dan...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you